Netizen Sorot BPIP: Ga ada Urgensinya, Habisin Uang Rakyat Aja Sertakan Tagar #BPIPBubarin

0
BPIP
Pelantikan Ketua BPIP Profesor Yudian Wahyudi

PolitikToday- Pengujuan RUU BPIP oleh Pemerintah ke DPR RI pengganti RUU HIP terus mendapat kritik dari warga net. Termasuk dukungan debat terbuka yang diajukan oleh HRS Centre kepada Ketua dan Dewan Pembina BPIP.

Netizen secara bersama menaikkan tagar #BPIPBubarin sebagai bentuk kecewa terhadap sikap pemerintah tidak membubarkan BPIP bersama 18 lembaga lainnya.

Pemilik akun @kingsoka01 mempertanyakan wujud sila kelima dari Pancasila ditengah korban corona.

“Kita tidak butuh slogan ‘Saya Pancasila, Saya Indonesia. Kita mau sila kelima Pancasila ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’ itu hadir di tengah korban corona. #BPIPBubarin & Gunakan anggaran tuk tangani corona ketimbang utang,” cuit akun @kingsoka01, Kamis (23/7).

Menurut pemilik akun @blackant98, BPIP lembaga pemboros anggaran dengan kerja yang tidak jelas dan pantas dibubarkan bersama 18 lembaga lainnya.

“Heboh 18 lembaga dibubarkan. Ternyata yang dibubarkan lembaga matisuri. #BPIPBubarin dong dah jelas pemborosan anggaran, kerja ga jelas..apalagi ketuanya pernyataannya meresahkan,” cuit akun @blackant98.

https://twitter.com/blackant98/status/1286124366963515393

Sedangkan pemilik akun @R3_Adv mengutip pernyataan Jimly Asshiddiqie bahwa BPIP tidak memerlukan Undang-Undang.

“Jimly Asshiddiqie mengatakan Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP) tak memerlukan Undang2. Sudah cukup diatur dengan Perpres. Jika ada yang masih ngotot mengajukan RUU BPIP sebaiknya BPIP dibubarkan saja,” cuit akun @R3_Adv.

“Jika tujuan BPIP mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila ke masyarakat, maka lebih baik penanaman itu dimulai dari pendidikan. Ga da urgensinya #BPIPBubarin,” cuit akun @Atlaevigata.

“Ada yang berani ga menerima tantangan debatnya, kalau Ketua dan anggota BPIP ga berani lebih baik bubarkanlah, habisin uang rakyat aja,” cuit akun @Reborn2Dark.

(hz)

Baca juga  Ini Klarifikasi Kepala BPIP Terkait Polemik “Agama Musuh Terbesar Pancasila”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here