Respon Cepat Kasus Denny Siregar, Menteri Kominfo Abuse of Power!

0
NasDem Gabung ke Demokrat-Gerindra-PKS Usulkan Hak Angket Komjen Iriawan
Johnny G Plate

Persoalan keamanan data pribadi dan perlindungan terhadap penyalahgunaan tidak menjadi perhatian penuh dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate. Sebelumnya telah banyak kasus kerugian material, penipuan, dan jual beli data pribadi di black market yang luput dari penindakan terhadap pelaku.

Publik telah lama mendesak Menkofinfo berlaku objektif dan berlaku adil kepada rakyat yang turut menjadi korban pencurian data pribadi. Tidak menutup mata dan mengelak dari tanggungjawab sebagai menteri yang dipercayakan oleh Presiden Jokowi.

Alih-alih menanggapi dengan respon cepat keluhan dan desakan berbagai kalangan dari praktisi dan pemerhati keamanan data. Malah yang dilakukan Menkominfo Johnny G Plate dengan cepat memberikan statement terkait bocornya data pribadi Denny Siregar.

Setelah pegiat media sosial Denny Siregar memposting tantangan dan fitnah dengan menyertakan foto anak kecil dengan tulisan “Adek2ku Calon Teroris Yang Abang Sayang”.

Seperti diketahui, Denny Siregar dan beberapa buzzer Istana seperti tidak tersentuh hukum. Mereka aman dari jangkauan penyelidikan Polri walau telah diadukan oleh beberapa kalangan dengan menempuh jalur hukum. Secara fakta dan data telah melanggar UU ITE yang menjadi andalan selama ini membungkam beberapa pihak yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Jengahnya publik terhadap ketidakadilan dan tidak berlaku obyektif Menkominfo dalam persoalan keamanan data pribadi dan penerapan UU ITE mengindikasikan ada yang beres dalam tata kelola kebijakan Menkominfo.

Seharusnya, Menkominfo lebih tegas melindungi data pribadi rakyat Indonesia dan menertibkan buzzer yang dapat merugikan pemerintahan Joko Widodo. Apalagi kehadiran Denny Siregar dan Buzzer Istana menjadi kontraproduktif dalam situasi penanganan krisis akibat pandemik Covid-19 dan juga cuma membuat kegaduhan publik yang berujung instabilitas negara.

Selain itu, diamnya Menkominfo Johnny G Plate terhadap banyak kasus data pribadi yang disalah gunakan selama ini dan hanya memanfaatkan jabatan untuk membela pihak tertentu. Mengindikasikan bahwa Menteri Kominfo telah melakukan abuse of power dan insubordinasi kewenangan selaku menteri.

Baca juga  TKN: People Power Kubu Prabowo Bermain Narasi

Menkominfo Johnny G Plate baru melakukan respon cepat dengan meminta PT Telkomsel untuk bergerak melakukan investigasi terkait bocornya data pribadi Denny Siregar. Hal itu disampaikan Johnny G Plate melalui siaran pers yang dipublikasikan di website Kominfo

“Kementerian Kominfo telah meminta kepada penyelenggara jaringan bergerak seluler terkait, untuk melakukan investigasi internal dan menelusuri apakah telah terjadi pencurian atau kebocoran data pelanggan telekomunikasi seluler. Diharapkan hasil investigasi ini dapat segera disampaikan,” ujarnya di Jakarta, Senin (06/07/2020).

Bahkan, Johnny pun menegaskan bahwa setiap pelanggaran hukum atas data pribadi akan diproses secara hukum setelah bagian dari punggawa buzzer Istana Denny Siregar viral di publik.

Hal tersebut mentasbihkan bahwa birokrasi Kemenkominfo dalam wewenang Johnny G Plat telah terjadi abuse of power dan mengalami disfungsi wewenang. Berakibat kepada keberpihakan birokrasi dan mengancam profesionalitas dan netralitas birokrasi yang mengayomi seluruh data pribadi rakyat Indonesia.

Oleh: Ruslan, Penggiat Kajian Keamanan Siber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here