Suami Istri Ditangkap KPK, Ini Fakta Bupati Kutai Timur Yang Terjaring OTT

0
KPK

PolitikToday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Ismunandar.

“Benar, KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya adalah kepala daerah kabupaten di Kaltim,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (3/7).

Berikut fakta penangkapan Bupati Kutim yang Politiktoday.com rangkum dari berbagai sumber:

  1. Ditangkap Atas Kasus Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, OTT terhadap Bupati Kutim, Ismunandar ini terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kutai Timur. Firli meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan pihaknya.

Sesuai hukum acara yang berlaku, KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Kutai Timur Ismunandar serta pihak lain yang turut diamankan.

2. Ditangkap Bersama Istrinya dan Ketua Bappeda Kutim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menangkap istri Bupati Kutai Timur Ismunandar, Encek UR Firgasih dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (2/7/2020) malam. Encek juga diketahui menjabat sebagai Ketua DPRD Kutai Timur.

Ismunandar dan sang istri berasal dari partai politik yang berbeda. Encek UR Firgasih adalah kader DPC PPP Kutim, sedangkan sang suami penasihat Partai Nasdem.

Selain menangkap Encek, Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango kepada wartawan mengatakan, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah pejabat teras di Pemkab Kutim.

Tim lembaga antirasuah menangkap mereka berdua bersama Ismunandar di sebuah hotel di DKI Jakarta. Tim penindakan juga mengamankan pihak lainnya di Kutai Timur dan Samarinda.

3. KPK Segel Kantor Bupati Kutim

KPK menyegel sejumlah ruangan di Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Bukti Pelangi, Sangatta, Kutai Timur. Beberapa ruangan dan kantor dipasang garis KPK.

Baca juga  Jiwasraya, Tersangka Benny Tjokrosaputro Gugat BPK Ke Pengadilan

Ruangan yang disegel antara lain ruang kerja bupati, Kantor BPKAD, Kantor Bapenda, dan rumah dinas Bupati Kutai Timur.

4. KPK Sita Uang dan Buku Rekening

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, bersama mereka diamankan sejumlah uang yang diduga diperuntukan untuk tindak pidana suap.

“Belum terkonfirmasi jumlahnya, yang pasti sejumlah uang dan beberapa buku rekening bank,” kata Nawawi saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2020).

  1. Sebelum Ditangkap, Sudah Diperingatkan KPK

KPK melalui Tim Korsupgah Korwil IV menggelar rapat koordinasi dan diskusi interaktif secara virtual pada Selasa 12 Mei 2020. Rapat dan diskusi diikuti seluruh kepala daerah se-Provinsi Kaltim, termasuk Bupati Kutim Ismunandar.

Saat paparan berlangsung, Nana Mulyana selaku Ketua Korwil IV dan Alfi Rachman Waluyo selaku Ketua Tim Satgas Korsupgah Korwil IV kembali mengingatkan para kepala daerah dan jajaran pemerintah daerah agar menjalankan secara serius program pencegahan korupsi sesuai dengan delapan area yang menjadi fokus KPK, yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, APIP, manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN),optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here