Home Suara Rakyat Warganet Sorot Kalung Anti Virus Corona Kementan, Sertakan Tagar #NegerikuAmbyar

Warganet Sorot Kalung Anti Virus Corona Kementan, Sertakan Tagar #NegerikuAmbyar

0

PolitikToday- Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan masyarakat bisa menganggap membeli produk-produk berbasiskayu putih (eucalyptus) yang dikembangkan Kementan di tengah pandemi virus corona Covid-19, sama seperti sedang membeli produk minyak kayu putih pada umumnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry menyatakan apabila tak berkhasiat untuk menangkal Covid-19, khasiat yang ditawarkan produk eucalyptus Kementan sama dengan produk minyak kayu putih.

Khasiat tersebut diantaranya untuk gangguan saluran pernafasan karena punya kemampuan sebagai pelega saluran pernafasan, pengencer dahak, pereda nyeri, pencegah mual, anti inflamasi dan efek menenangkan.

“Kalau pun tidak punya khasiat untuk membunuh virus corona (SARS-CoV-2), paling tidak melegakan pernafasan,” ujar Fadjry saat konferensi virtual, Senin (6/7).

Warganet pertanyakan solusi yang ditawarkan oleh Kementan apakah telah melalui uji lab dan bukan tupoksi dari kementan. Warganet sertakan tagar #NegerikuAmbyar sebagai bentuk kritik yang trending sampai siang ini, Selasa (7/7)

“#NegerikuAmbyar jadi pengekor kapitalis dan komunis, dicabik-cabik dari barat dan timur, pejabatnya banyak yang penjilat, penguasanya suka dagelan, rakyat cuma disuruh coblos. Saat wabah corona banyak meninggal, udah gitu menteri suruh pake kalung,” tulis akun @da_masih.

“Wajarlah dibully, Kementan bukan ahlinya di bidang Kesehatan,” tulis akun @Rutang1.

“Wait bentar, jika eucalyptus bisa cegah korona, bukane minyak angin udah ada eucalyptus nya?#NegerikuAmbyar,” tulis akun @sebutsajahassan.

“Enteng banget ya Ngemengnya ‘Jika Gagal Anggap Minyak Kayu Putih’ katanya. Bukan di cek lab dan pengujian dulu main umumkan aja, hadeuh,” tulis akun @Etekewer_Reborn.

https://twitter.com/Etekewer_Reborn/status/1280136160736497664

(hz)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here