Partai Berkarya Disorot Publik karena Tak Dukung Pemerintah

0

PolitikToday – Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyoroti terbitnya surat keputusan (SK) oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk kepengurusan Partai Berkarya kubu Muchdi Purwopranjono atau Muchdi Pr. Pangi menilai dikeluarkannya SK tersebut lantaran Partai Berkarya di bawah kepemimpinan Muchdi PR mengambil sikap mendukung pemerintah.

“Kalau seandainya Tommy Soeharto besok mendeklarasikan mendukung pemerintah, lain cerita,” kata Pangi.

Pangi berpandangan, cara-cara politis yang dilakukan Kemenkumham melalui penerbitan SK kepengurusan partai yang mendukung pemerintah bukanlah hal baru. Hal serupa pernah terjadi saat dualisme muncul di Partai Golkar.

“Jadi politik di SK Menkumham itu dari dulu. Jadi sebetulnya apa kita perlu kaget? Enggak perlu kaget, itu biasa. Sepanjang selama SK Menkumham itu tunduk kepada menteri, garis komandonya sesuai dengan kehendak menteri, tentu menteri akan mengambil muka amanah yang mendukung pemerintah itu yang disahkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengaku pernah mengusulkan agar pengesahan SK kepengurusan partai politik oleh Menkumham tidak lagi dilakukan. Perlu ada pola baru dalam pengesahan SK kepengurusan partai politik.

“Misalnya MA atau apa biasanya yang kira-kira memungkinkan. Karena kalau menteri yang mengesahkan, itu kan cita rasanya sesuai dengan seleranya,” ungkapnya.

Adanya peristiwa ini menurutnya merusak kualitas dan tatanan demokrasi. Pangi berpendapat langkah Kemenkumham yang menerbitkan SK tersebut dinilai politis.

“Agendanya agenda politik, jadi bukan agenda yang  betul-betul mengesahkan dalam arti yuridis atau formil. Tapi ini lebih agenda politik,” tuturnya.

 

(YT)

Baca juga  Pembelaan Tommy dan Muchdi Terkait Bergabungnya Pollycarpus di Partai Berkarya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here