Demi Keadilan Polisi Mesti Gerak Cepat Bongkar Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

    0

    Penegakan hukum yang adil terhadap pelaku penusukan Syekh Ali Jaber saat memberikan tausiah mesti ditegakkan. Perilaku penusukan terhadap ulama merupakan tindak kejahatan yang berpotensi menyulut permusuhan yang merusak perdamaian dan kesatuan bangsa.

    Aksi penusukan terhadap ulama mencerminkan tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama. Tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya karena akan merusak persatuan dan kesatuan. Termasuk akan menumbuh suburkan kecurigaan di antara sesama warga bangsa.

    Polisi sebagai bagian dari aparat penegak hukum mesti membuka secara transparan kepada publik motif dari pelaku. Tidak hanya berakhir seperti beberapa kasus penyerangan terhadap ulama sebelumnya. Di mana pelaku penyerangan tidak diproses karena dalih pelaku dari orang gila.

    Asumsi publik selama ini terbangun jika ada serangan terhadap ulama, maka semua proses akan kandas. Kemudian berujung dengan tidak dilanjukan proses pengadilan bagi pelaku. Tentu ini mengakibatkan pudarnya kepercayaan publik atas penegakan hukum berkeadilan.

    Masih segar dalam ingatan publik, bagaimana kasus penusukan terhadap Wiranto. Polisi mampu untuk mengekspos motif pelaku ke publik. Menjelaskan kronologis kejadian, membongkar jaringan dan juga latar belakang kehidupan dari pelaku.

    Gerak cepat kepolisian dalam kasus Wiranto tersebut menunjukkan kinerja aparat kepolisian berjalan dengan baik dan transparan. Memberikan fakta yang mampu meredam asumsi liar dan menentramkan.

    Atas dasar itu, aparat kepolisian dapat memproses segera dan membongkar motif pelaku penusukan terhadap ulama. Membuka kepada publik siapa dalang dibalik kejadian untuk menegakkan hukum seadil-adilnya.

    Di sisi lain, Menko Polhukam Mahfud MD telah menginstruksikan untuk membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. Tentu ini menjadi kekuatan aparat kepolisian untuk bertindak.

    Jika tidak, maka akan muncul pelaku-pelaku baru yang menyerang ulama, memperkusi dan membubarkan pengajian yang sangat mengganggu ketenangan, perdamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Baca juga  Mahfud MD Pilih Presiden yang Tidak Terlibat Kasus Korupsi dan Dekat dengan Rakyat

    Publik menunggu kesigapan aparat kepolisian, agar kasus ini diproses secara tranparan, pelakunya dapat diadili dengan hukuman yang sepantasnya. Membuka ke publik secara fair motif dan latar belakang dari pelaku dengan terbuka, supaya tidak menjadi bola liar yang tidak terkendali.

    Oleh: Bujaswara Naras

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here