Penusukan Syekh Ali Jaber, MUI: Tindakan Permusuhan Terang-Terangan Terhadap Ulama

0
Sekjend MUI KH Anwar Abbas
Sekjend MUI KH Anwar Abbas

PolitikToday- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Dan mendukung langkah Menko Polhukam Mahfud MD yang menginstruksikan aparat keamanan Lampung untuk membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan Syekh Ali Jaber.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas menilai perilaku tindak kekerasan adalah musuh perdamaian dan perusak kesatuan.

“MUI sangat mendukung pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD. Penusukan itu adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan dan kesatuan,” tegas Anwar Abbas, Senin (14/9).

Atas dasar itu, MUI meminta agar pelaku dapat diproses segera dan seadil-adilnya. Jika tidak, kata Anwar Abbas, maka pelaku akan sangat mengganggu ketenangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ini benar-benar mencerminkan tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama dan tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya karena akan merusak persatuan dan kesatuan serta akan menumbuh suburkan kecurigaan di antara sesama warga bangsa,” kata Anwar Abbas.

Bendahara Umum PP Muhammadiyah ini meminta agar kasus ini diproses secepatnya untuk diadili secara fair dan terbuka supaya tidak menjadi bola liar.

Dan MUI, lanjutnya, meminta kepada pemerintah dan para penegak hukum untuk tidak segan membongkar hingga ke akar-akarnya apabila ada jaringan yang mendukung tindak kekerasa tersebut dibelakangnya.

“Harus dibongkar sampai ke akar-akarnya agar tidak menyisakan kecurigaan sedikitpun juga kepada pemerintah terutama kepada para penegak hukumnya,” tegasnya.

“Untuk itu, MUI benar-benar mengharapkan semoga instruksi Menko Polhukham tersebut benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik oleh pihak terkait agar keadilan dan kebenaran benar-benar tegak di negeri ini. Dan untuk itu rakyat menunggu buktinya,” tukas Anwar Abbas.

(hz)

Baca juga  Mahfud MD Batasi Bertemu Media Usai Tes Virus Corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here