Khofifah: Saya Tidak Punya Hak Umumkan Nama Cawagub

0
22

Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merasa tidak memiliki hak untuk mengumumkan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya berlaga di Pilgub Jatim 2018. Kendati sudah mengurucut ke dua nama, Khofifah tetap tak mau menyebutkan ke publik.

“Saya tidak punya hak untuk mengumumkan dua nama,” kata Khofifah, usai menghadiri penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kantor Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (12/11/2017).

Khofifah menyebutkan, dua nama itu masih dalam pembahasan oleh partai-partai pengusungnya. Dia berharap, dalam waktu dekat sudah ada keputusan nama calon pendampinya di Pilgub Jatim 2018.

“Sudah mengerucut pada dua nama. Sekarang dikomunikasikan, dimusyawarahkan dengan partai-partai pengusung. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua sudah mufakat bulat,” ujar Khofifah.

Baca juga  Bukan SIPOL yang Amburadul tapi Parpol yang Tak Siap

Oleh karena itu, Khofifah mengaku belum bisa menyampaikan kedua nama itu karena masih dalam pembahasan.

“Jadi tidak bisa kita melakukan proses untuk, katakan, kami sampaikan nama-nama itu sebelum ada kesepakatan bulat di antara para partai pengusung,” kata dia.

“Tolong saya diberi kesempatan mengomunikasikan dulu dengan seluruh partai pengusung, saya rasa eloknya seperti itu,” kata Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu.

Beberapa nama sempat mencuat sebagai calon pendamping Khofifah. Nama-nama itu diantaranya Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, serta mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminudin.

(ts/gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here