22 Tersangka Anggota DPRD Malang Belum Kembalikan Duit Suap

0
1846
22 Tersangka Anggota DPRD Malang Belum Kembalikan Duit Suap

PolitikToday – Jurubicara KPK Febri Diansyah menyampaikan informasi baru terkait kasus suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Sebanyak 22 anggota DPRD Malang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dari mantan Wali Kota Malang Mochamad Anton. Mereka disebut belum mengembalikan dana gratifikasi itu.

Febri menyebut pihaknya belum mendapat laporan adanya pengembalian uang gratifikasi terkait pengesahan RAPBD Malang tahun anggaran 2015 dari 22 tersangka tahap tiga itu.
Karena itu KPK menghimbau agar para tersangka bersikap kooperatif dengan mengembalikan duit gratifikasi tersebut.

“Kami mengimbau pengembalian masih bisa dilakukan dan sikap kooperatif akan dipertimbangkan oleh penyidik nantinya,” tegas Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Baca juga  SPRI Tuntut Pemerintah: Data Sejuta Orang Miskin Bermasalah

Sebelumnya berdasarkan penyidikan KPK terdapat bukti bahwa masing-masing anggota DPRD mendapat jatah biaya antara Rp12 juta hingga Rp50 juta. Uang ini diberikan oleh tersangka Moch Anton. Para anggota DPRD Malang dituding melakukan penyalahgunaan wewenang.

Atas tindakan tersebut, 22 anggota DPRD tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here