Ade Armando Minta Maaf di Depan Jawara Betawi

0
642
Ade Armando Minta Maaf di Depan Jawara Betawi

PolitikToday – Akademisi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando meminta maaf di depan Jawara Betawi, Damin Sada, Sabtu (14/4). Ade Armando sering melempar opini di media sosial yang dianggap kontroversi oleh sejumlah pihak.

Pria kelahiran Jakarta 1961 ini juga kerap menyentil pihak-pihak yang menyerak kubu pemerintahan. Selain itu opini yang ditulisnya dilaman sosial media terkait isu agamapun tidak jarang menuai kontroversi.

Contohnya tulisannya di media Facebook pada Kamis (4/4) yang lalu. Ade Armando mengatakan azan tidak suci dan kesepakatan bersama.

“Azan tidak suci. Azan itu Cuma panggilan untuk sholat. Sering tidak merdu. Jadi biasa-biasa sajalah,” ungkapnya di media sosila.

Hal ini tentunya memantik reaksi keras dari sejumlah netizen. Salah satu netizen mengomentari dan menyebut Ade Armando mungkin merasa nyaman karena dilindungi pemerintah.

“Pak Ade, anda mungkin merasa nyaman karena dilindungi pemerintah saat ini. Tapi, Allah ga diam pak, mungkin g ada yg berani memberikan hukuman kepada anda, tapi Allah maha kuasa. Hati2 pak, jaga lisan. Jangan sampai Allah murka,” kata pemilik akun Facebook Rahmat Aziz Saputra.

Baca juga  Bungkam Kebebasan Berpendapat, Rezim Tirani Menunggu Hukuman Rakyat

Pada tanggal 9 April, Ade Armando kembali mengunggah sebuah tautan youtube dengan melampirkan tulisan yang mengatakan contoh azan yang dikumandangkan dengan gitar listrik yang dianggapnya keren.

Dengan segala kontroversi tersebut akhirnya Damin Sada mengundang Ade Armando untuk mengklarifikasi ucapan-ucapanya yang dianggap menyakiti umat islam. Damin Sada juga dikenal sebagai Ketua Umum Jawara Jaga Kampung Nusantara (JAJAKA NUSANTARA).

Damin Sada memilih lokasi pertemuan di Mapolres Jakarta Timur agar Ade Armando merasa nyaman dan tidak merasa terancam keselamatannya.

Dalam pertemuan itu, Damin memerintahkan Ade Armando untuk memperbaiki etika dalam menyampaikan pernyataan-pernyataannya agar tidak lagi menimbulkan ketersinggungan di kalangan umat Islam.

“Memang mungkin saja pernyataan-pernyataan anda itu tidak melanggar hukum, baik itu hukum negara ataupun menurut anda hukum syariat, tapi etikanya tolong diperbaiki”, kata Damin.

Baca juga  Arah Pemberitaan Media Mainstrem Tak Imbang, 70 Jokowi dan 30 Prabowo

Damin pun mengakui Ade Armando telah menyatakan permintaan maafnya dan berterima kasih telah mengingatkannya atas kesalahan-kesalahan yang diperbuatnya. Hal itu juga disampaikan Ade Armando di halaman media sosial Facebooknya, Sabtu (14/4) sore.

“Alhamdulillah tadi sudah bertemu dengan Pak Damin Sada, Jawara Bekasi di Mapolres Jaktim. Pak Damin minta agar saya menjelaskan makna pernyataan saya bahwa azan tidak suci. Pertemuan sangat bersahabat, walau dalam banyak hal kami tidak sepakat,” tulis Ade Armando.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here