Adik Ahok Tanggapi Dingin Permintaan Maaf KH. Ma’ruf amin

0
Adik Ahok Tanggapi Dingin Permintaan Maaf KH. Ma’ruf

PolitikToday – Pengacara sekaligus adik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety menanggapi dingin pernyataan dan permintaan maaf Calon Wakil Presiden Petahana KH. Ma’ruf Amin yang menyatakan menyesal telah ikut andil membuat mantan Gubernur DKI Jakarta harus mendekam dalam penjara.

Dikatakan Fifi, banyak yang bertanya kepada dirinya dan keluarga besar Ahok perihal pernyatana permintaan maaf tersebut.

“Jujur tidak tahu harus jawab apa. Biar setiap orang masing-masing menilai saja. Sudah tidak mau melihat ke belakang lagi,” ujar Fifi melalui akun instagramnya, @fifiletytjahajapurnama, Rabu, 9 Januari 2019.

Sebagaimana diketahui, Cawapres Ma’ruf Amin merilsi sebuah video ucapan permintaan maaf saat diwawancara salah satu media di Jakarta. Ma’ruf menyatakan menyesal telah ikut ambil peran membuat Ahok dipenjara dalam kasus pelecehan agama dan menyebutkan bahwa ia terpaksa melakukan itu.

Baca juga  Cak Imin Ajak Parpol Gagal Gabung ke PKB

“Iya, tentu saja (menyesal), cuman karena terpaksa saja kan. Siapa yang ingin memenjarakan orang kan. Gak mau kan. Tapi karena terpaksa. Situasi pada waktu itu prosesnya penegakan hukum. Apa boleh buat, dengan rasa terenyuh. Walaupun habis itu saya juga minta maaf, karena juga tidak ingin menyusahkan orang, tidak ingin,” begitu pernyataan Ma’ruf dalam video itu.

Sementara itu Putra Ma’ruf, Ahmad Syauqi mengatakan, penjelasan Ma’ruf dalam video itu menjernihkan posisi Ma’ruf sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat bersaksi dalam sidang kasus Ahok.

“Inti dari pernyataan Abah tersebut narasinya bukan keinginan pribadi tapi penegakkan hukum dan bukan memusuhi secara pribadi. Artinya, dalam kasus Ahok pada waktu itu, hukum memang harus ditegakkan atas pelanggarannya bukan personalnya,” ujar Putra Ma’ruf, Ahmad Syauqi.

Baca juga  Pengamat Ini Curiga Bocoran Debat Capres Untuk Lindungi Petahana

Mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok harus menjalani hukuman usai dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena terbukti melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu pada 2016. Akibat ucapannya saat kunker tersebut, Ahok divonis hukuman penjara dua tahun. dan diperkirakan akan segera menghirup udara bebas pada awal bulan depan.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here