Bagi-Bagi Amplop Jelang Pemilu, KPU harus Gandeng Bawaslu

0
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, menyebut Capres 01 Jokowi amnesia, terkait data uang WNI sebesar Rp11 ribu triliun yang parkir di luar negeri.
Petugas menyusun uang pecahan rupiah untuk didistribusikan dari Cash Center Mandiri, Jakarta, Kamis (15/12). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pd/16

PolitikToday– Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mewanti-wanti banyak caleg yang menjalankan strategi ‘serangan fajar’ menjelang Pileg 2019. Serangan fajar ini dengan menyebarkan amplop berisi uang kepada para calon pemilih.

Menurut Fahri, peristiwa tertangkapnya politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso oleh KPK karena menerima suap untuk serangan fajar, hanya contoh satu kasus yang terungkap saja.

“Peristiwa itu sangat membuat orang-orang sekarang bertanya. Ini kan yang tertangkap. Jangan-jangan, yang bagi-bagi amplop begitu banyak di tempat lain,” katanya kepada wartawan.

Fahri menilai, menjelang Pileg 2019 yang akan digelar kurang dari dua pekan lagi, KPK harus menggencarkan pencegahan terhadap serangan fajar. Salah satu caranya dengan menggandeng Bawaslu.

(yt)

Baca juga  Antisipasi Pemilu Serentak, DKPP Mulai Inventarisir Masalah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here