Bentrok PDIP dengan FPI Bermula dari Lemparan Batu Provokator

0
Jokowi klaim Bangun jalan desa 191.000 km, Hasto: Gak Percaya? Yuk Ukur Bareng!

PolitikToday– Bentrok terjadi antara simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)dan kelompok massa di area markas Front Pembela Islam (FPI) yang berada di Jalan Yogya-Wates km 8 Padukuhan Ngaran Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (7/4) kemarin.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Ajun Komisaris Besar Yulianto menyatakan bentrokan itu bukanlah penyerangan yang dilakukan massa yang akan menghadiri kampanye. Jumlah massa juga menurut Yulianto  tidak masif.

“Kalau di media sosial itu banyak yang nulis penyerangan-penyerangan. Enggak ada penyerangan, hanya aksi saling lempar dua kelompok kecil saja,” ujar Yulianto kepada wartawan.

Yulianto menjelaskan massa simpatisan PDIP itu semula akan menghadiri kampanye akbar terbuka Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Alun-alun Wates, Kulonprogo.

Dalam perjalanannya, sambung Yulianto, massa yang berasal baik dari Yogyakarta maupun Sleman menuju Wates harus melewati Jalan Gamping tersebut.

“TKP-nya di Gamping. Jadi, banyak massa dari kota Yogya, dari Sleman harus melewati jalan tersebut. Sekitar jam 11 siang, massa pendukung TKD yang berangkat dalam kelompok-kelompok kecil salah satunya berhenti ketika di depan lorong titik bentrok,” tutur Yulianto.

Polisi menduga aksi saling lempar itu terjadi karena provokasi massa di lorong atau gang yang dikenal masyarakat sebagai letak markas FPI itu dengan massa simpatisan PDIP yang melintas.

(yt)

Baca juga  Chudry Sitompul: Pasal Penghinaan Presiden Bungkam Demokrasi Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here