Berjasa dalam Perdamaian Dunia, SBY dan JK Akan Terima Adam Malik Award

0
64

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan dianugerahi Adam Malik Award 2017, karena pengabdian keduanya dalam upaya perdamaian, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Anugrah tersebut rencananya akan diberikan saat peringatan 100 tahun kelahiran Adam Malik. Pemberian Award ini berbeda dengan penghargaan yang diberikan kepada insan jurnalis setiap tahunnya. Penghargaan bergengsi ini diberikan setiap 8 hingga 10 tahun sekali.

Pimpinan Adam Malik Center, Antarini Malik, mengatakan penghargaan diberikan kepada mereka yang berjasa atas upaya perdamaian. SBY dipilih karena telah memenuhi kriteria Adam Malik Center, sesuai visi-misi Adam Malik yang ingin memberikan perdamaian kepada dunia juga stabilitas keamanan dalam negeri. Sementara JK dinilai berperan dalam memberikan perdamaian antara NKRI dan GAM, serta penyelesaian konflik Poso.

Untuk masalah perdamaian, sebelumnya SBY pernah dicalonkan untuk menerima penghargaan Nobel perdamaian 2006 bersama dengan Gerakan Aceh Merdeka dan Martti Ahtisaari atas inisiatif mereka untuk perdamaian di Aceh.

Penghargaan tahunan yang diberikan oleh Kementrian Luar Negeri Indonesia diberikan secara tahunan sejak tahun 2002, khususnya kepada media dan wartawan yang yang berpartisipasi aktif dalam memberitakan politik luar negeri Indonesia yang bersifat informatif dan edukatif bagi masyarakat luas.

Baca juga  Pengacara Novanto Kembali Laporkan Pimpinan KPK

Adam Malik Award diberikan kepada media massa nasional yang dinilai telah ikut berkontribusi dalam mengkomunikasikan kebijakan terkait diplomasi dan politik luar negeri Indonesia kepada publik.

Adam Malik Awards yang digagas Adam Malik Center akan sangat berbeda dengan Adam Malik Awards yang digelar oleh Kemenlu RI. Hal ini disampaikan oleh Antarini Malik, putri Wakil Presiden ketiga RI Adam Malik di Jakarta.

“Kalau Kemlu setiap tahun ke wartawan. Kalau kami kepada putra-putri terbaik. Adam Malik Awards ini setiap 8 atau 10 tahun. Jadi enggak sembaranganlah kita memberikan, ada tim penilai,” ujar Antarani.

Pemberian penghargaan bagi penggiat media dilandasi Adam Malik, yang juga merupakan seorang mantan jurnalis. Adam Malik juga meraih berbagai penghargaan dalam bidang jurnalistik terutama penghargaan dari The Post’s Journalist selama beberapa waktu.

Baca juga  Dikawal Brimob, Penyidik KPK Bawa Koper Keluar dari Rumah Setya Novanto

The Adam Malik Center akan mengadakan peringatan “100 tahun Adam Malik” yang direncanakan digelar November-Desember 2017, bertempat di gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI.

Selain SBY dan JK, ada beberapa tokoh yang akan menerima penghargaan itu. Mereka di antaranya Hamid Awalludin, Laksamana (purnawirawan) Widodo Adi Soetjipto, dan Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto.

“Orang-orang yang telah berjasa dari pihak Indonesia dan GAM, dari Indonesia seperti pak Hamid Awaludin sebagai juru runding, Jenderal Widodo AS, Jenderal Endriartono Sutarto,” kata Atarini.

“Dari pihak GAM juga ada Malik Mahmud dan lain-lain yang telah memenuhi kriteria, sesuai visi-misi, cita-cita Adam Malik yang ingin memberikan perdamaian, keamanan, stabilitas kepada dunia juga,” tambahnya.

Attarini berharap, melalui penghargaan itu pihaknya berharap para generasi muda lebih produktif berkarya dan meneruskan perjuangan Adam Malik menjaga perdamaian dunia.

“Jangan kita menggunakan militerisme, tapi diplomasi. Bapak kan juga menteri luar negeri selama tiga periode. Ia selalu menggunakan diplomasi untuk dialog dengan negara-negara yang berkonflik,” tutup Attarini. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here