Bowo Sidik Mengaku Diperintah Nusron Wahid Kumpulkan Uang untuk DPP Golkar

0
Bowo Sidik Mengaku Diperintah Nusron Wahid Kumpulkan Uang untuk DPP Golkar

PolitikToday – Mantan politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso , tersangka dugaan suap antara PT Pupuk Indonesia dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), mengaku diperintahkan Nusron Wahid mengumpulkan uang untuk DPP Golkar.

“Saya disuruh Nusron Wahid mengumpulkan uang untuk DPP,” kata Bowo Sidik, Selasa (10/4).

Namun, politisi Golkar Nusron Wahid membantah keterangan anggota Komisi IV DPR RI, Bowo Sidik tersebut.

“Saya tidak pernah nyuruh. Itu urusan masing-masing dan saya punya strategi sendiri,” ucap Nusron, Selasa (10/4).

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meminta Bowo Sidik tidak menyeret Golkar maupun politisi Golkar lainnya dalam kasus yang menimpanya.

“Itu kan pengakuan Bowo, apa itu benar? Selalu ada tendensi seseorang yang (terkena) OTT, berusaha melibatkan pihak lain,” ujarnya.

Saat ini, Golkar menunjuk Nusron Wahid sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa Tengah I kepengurusan DPP Golkar menggantikan Bowo Sidik Pangarso.

Diketahui, dalam kasus Bowo Sidik, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Bowo Sidik, Marketing Manager PT HTK Asty Winasty dan satu orang PT Inersia yakni Indung.

Bowo sidik diduga meminta fee kepada PT Humpuss Transportasi Kimi atas biaya angkut yang diterima sejumlah USD 2 per metric ton. Diduga, Bowo Sidik telah menerima enam kali hadiah atau suap dari PT Humpuss.

Penyerahan uang disinyalir dilakukan di rumah sakit, hotel, dan kantor PT Humpuss sejumlah Rp 221 juta dan USD 85.130. uang yang diterima tersebut diubah menjadi pecahan Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu yang telah dimasukkan ke dalam amplop.

Diduga uang tersebut akan digunakan Bowo Sidik untuk melaksanakan aksi serangan fajar pada pemilu 2019.

Baca juga  Harga Anjlok, Petani Garam Minta Ekspor Dihentikan

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here