BPN tak Ambil Pusing Banyak Menteri Ikut Kampanye Jokowi

0

PolitikToday – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eddy Soeparno menegaskan BPN tidak akan ambil pusing dengan niat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang memboyong sejumlah pejabat seperti menteri hingga kepala daerah dalam kampanye terbuka pada 24 Maret hingga 13 April 2019 mendatang.

Dikatakan Eddy BPN tak khawatir dengan langkah kubu seberang. Hanya saja, ia meminta kepala daerah dan menteri terkait untuk mematuhi ketentuan terkait. Utamanya, pasal 302 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, yang mengharuskan menteri cuti jika melakukan kampanye.

“Saya kira tidak ada masalah, hanya saja ada ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi seperti cuti jika dilakukan di hari kerja. Kami sudah paham kondisi itu dan kami tak ada kekhawatiran,” jelas Eddy ditemui di Kediaman Prabowo, Sabtu (23/3).

Sekjen DPP PAN itu mengatakan BPN justru optimistis lantaran mengklaim sudah berhasil mengambil hati ‘wong cilik’. Kini, tugas Prabowo dan Sandiaga hanya tinggal melakukan lawatan sehingga pilihan pemimpin presiden tersebut tak goyah dengan mudah.

“Saya kira kami punya angin berembus dari belakang untuk mendorong calon kami. Selama tiga minggu ke depan, kami harap hasilnya akan optimistis,” jelas pria yang juga duduk sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Berkarya Priyo Budi Santoso juga tidak mempersoalkan langkah kubu Jokowi-Ma’ruf selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

Priyo juga mengklaim ada banyak kepala daerah yang mendukung Prabowo-Sandi. Namun BPN tidak akan menggunakan strategi serupa. BPN meminta kepala daerah untuk fokus melayani wilayahnya saja.

“Banyak Gubernur dan Wali Kota yang menginduk kepada kami, tetapi kami tidak memerintahkan mereka untuk ambil bagian kampanye secara terbuka. Kalau kubu sebelah mengerahkan semuanya ya tidak masalah. Tapi kami sangat menyayangkan ada mobilisasi kepala daerah tertentu,” jelas dia.

Baca juga  Bamsoet: Pemerintah Harus Atur Ulang Tata Kelola Beras Nasonal

Sebagaimana diketahui sejumlah menteri di Kabinet Jokowi tercatat sebagai anggota Juru Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf. Tak hanya menteri, beberapa kepala daerah dan wakil kepala daerah yang merupakan kader partai koalisi juag dipastikan akan membantu kampanye Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, beberapa kepala daerah yang mendukung Jokowi namun bukan kader partai koalisi juga akan diajak berkampanye.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here