Brunei Terapkan Rajam Hingga Mati Bagi LGBT

0
Brunei Terapkan Rajam Hingga Mati Bagi LGBT

PolitikToday – Pemerintah Brunei berencana akan menerapkan hukuman cambuk dan rajam hingga tewas bagi penyuka sesama jenis (LGBT). Menurut hukum yang berlaku di Brunei saat ini, pelaku LGBT dapat dihukum 10 tahun penjara.

“Rencana proses perubahan, yang akan mengganti hukuman penjara dengan rajam atau cambuk, akan dilakukan pada 3 April mendatang,” ucap pendiri kelompok HAM Brunei Project Matthew Woolfe, Selasa (26/3).

Matthew menambahkan, ia berusaha menekan Brunei karena tidak ada pengumuman publik terkait perubahan UU tersebut. Akan tetapi menurutnya, waktu hingga UU itu diterapkan sudah sangat dekat.

“Kami berusaha menekan Brunei, tapi kami sadar waktunya singkat sampai UU itu benar-benar berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, Dede Oetomo, salah satu aktivis LGBT paling terkemuka di Indonesia, mengatakan kalau peraturan tersebut benar0benar diterapkan Brunei, maka bisa dikategorikan pelanggaran HAM berat.

“Mengerikan. Brunei meniru negara-negara Arab yang paling konservatif,” katanya.

Diketahui, Brunei menjadi negara di Asia Tenggara pertama yang memperkenalkan hukum pidana Islam pada tahun 2014.

Kala itu, Brunei mengumumkan tiga tahap pertama dari perubahan hukum nasional menjadi sepenuhnya syariat. Tiga tahap itu mencakup pemberian denda atau penjara karena pelanggaran seperti kehamilan di luar nikah, atau laki-laki yang tak salat Jumat.

Namaun, pelaksanaan hukum seperti itu sempat terhenti tatkala negara bekas protektorat Inggris ini dikecam dunia internasional. Bahkan, terdapat seruan internasional untuk memboikot Hotel Beverley Hills yang dimiliki kerajaan.

(bs)

Baca juga  Ahok Punya Dana Kampanye Rp48 miliar, Cagub Ini Masih Nol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here