Bupati Bengkulu Selatan Dicokok KPK, Perindo: Kalau Jadi Tersangka Diminta Mundur

0
479
Bupati Bengkulu Selatan Dicokok KPK, Perindo: Kalau Jadi Tersangka Diminta Mundur
Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bengkulu sekaligus Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud

PolitikToday – Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dikabarkan ditangkap penyidik KPK pada Selasa (15/5/2018) malam. Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo telah membenarkan informasi ini. Saat ini, menurut Rudi, Dirwan Mahmud dibawa ke Mapolda Bengkulu

“Iya benar, saat ini (tersangka) sedang dibawa ke Mapolda Bengkulu,” kata Rudi.

KPK mengaku telah menggelar operasi tangkap tangan, Selasa (15/5/2018). Salah satu yang ditangkap adalah kepala daerah di salah satu daerah di Provinsi Bengkulu.

“Tadi saya dapat konfirmasi, sudah diamankan beberapa orang di daerah di Bengkulu, termasuk kepala daerah dan swasta,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa malam.

 

Sejak beberapa hari terakhir, kata Frebri, tim penindakan KPK sedang bergerak di daerah Bengkulu. Tim KPK melakukan cross check informasi yang diterima dari masyarakat. Saat ini, beberapa pihak yang ditangkap sedang diperiksa. Tim KPK sedang mencari tahu dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dengan proyek-proyek di daerah tersebut.

Baca juga  Bujuk Demokrat, Gerindra Tawarkan ‘Power Sharing’

“Diamankan uang sekitar 100 jutaan,” katanya.

Febri menjelaskan uang tersebut diserahterimakan sebagai fee proyek. Selain barang bukti berupa uang tunai, satu dari empat orang yang diamankan adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud. Dirwan dicokok KPK di kediamannya di Jalan Gerak Alam Kota Manna, pukul 18.00 WIB kemarin.

Dirwan Mahmud diketahui menjabat Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bengkulu. Kabar yang beredar Dirwan dicocok karena menerima sejumlah uang dari Juhari alias Jukak yang merupakan Ketua DPC Partai Perindo Kecamatan Pino Raya.

Sekjen DPP Partai Perindo menyebut akan menindak tegas kader-kader Partai Perindo yang kedapatan korupsi.

“Ini perhatian bagi kader Perindo yang lainnya. Jika ditetapkan tersangka dan terlibat korupsi kita akan minta berhenti dari pengurus Partai Perindo. Jika tidak maka akan kita pecat. Sebab tidak ada toleransi lagi siapapun orangnya,” ujar Sekjend DPP Partai Perindo, M Rofik tadi malam.

Baca juga  KPK Perpanjang Masa Penahanan Fayakhun

Lanjut Rofik, pihaknya tak ingin ada kader terlibat kasus korupsi. Baik itu suap, gratifikasi serta penyalahgunaan jabatan serta kewenangan.

“Kita prihatin dan masih terus memantau perkembangannya. Apakah benar-benar terlibat atau tidak. Tapi yang jelas akan kita berhentikan kalau sudah ada keterangan resmi KPK,” tegasnya.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here