Caleg PKB Depok Dipecat, Hingga Berujung ke Pengadilan

0

PolitikToday– Tak terima dipecat secara sepihak dengan sejumlah tuduhan, Babai Suhaimi, calon anggota legislatif Partai Kebangkitan Bangsa Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya resmi melayangkan gugatan terhadap pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai tersebut ke Pengadilan Negeri Depok. Kasus itu pun kini mulai berbuntut panjang.

Ditemani kuasa hukum, Babai dan sejumlah pendukungnya juga melaporkan kasus ini ke Polresta Depok, pada Rabu (7/8) kemarin.

“Saya bersama pengacara saya bapak Mujahid menyampaikan hak saya yaitu menyampaikan surat menggugat ke PN Depok, terkait adanya surat pemberhentian keanggotaan saya di Partai Kebangkitan Bangsa. Alhamdulilah sudah kami sampaikan dan diterima di PN Depok,” katanya kepada wartawan.

Setelah dari pengadilan, Babai pun mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Depok sebagai bukti bahwa dia telah mendaftarkan gugatan ke pengadilan. Tak hanya itu, Babai dan kuasa hukum juga mengaku telah menyampaikan gugatan ke Majelis Tahkim PKB.

Sedangkan, bentuk laporan ke Polresta Depok, jelas Babai, terpaksa dilakukannya karena terdapat unsur fitnah dan perbuatan yang tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh Ketua DPC PKB Kota Depok, Slamet Riyadi. Hal itu, kata Babai, tertuang dalam surat pemecatan yang diterimanya beberapa hari lalu.

“Saya dipecat dengan banyak alasan. Mulai dari kedisiplinan, ingkar komitmen, dan satu lagi yang saya tidak terima dan ini menyangkut nama baik saya dan keluarga, saya dituduh sebagai pemakai narkoba,” katanya.

Babai mengatakan tuduhan itu adalah fitnah yang sangat keji dan tak mendasar. “Ini yang saya sangat luar biasa dan saya tidak terima dan ini harus dilaporkan tindakan ini ke Mapolresta Depok.”

Babai mengklaim ada sekitar lebih dari 12 ribu pendukungnya yang telah menggunakan hak pilih merasa kecewa dengan tindakan sepihak tersebut. “Mereka kaget, syok, menangis mendengar kabar tersebut (dia dipecat), karena sangat tiba-tiba tidak ada proses sebelumnya. Seharusnya ada proses dulu pemberhentian dari partai,” keluhnya.

Baca juga  Blak-blakan di A1 Setengah, SBY: Publik Harus Diberi Ruang Sampaikan Kritik

Babai mengatakan apa yang dialaminya telah mencederai wajah demokrasi di Indonesia khususnya Kota Depok. Sebab, selain telah ditetapkan sebagai salah satu caleg dengan perolehan suara tertinggi di Kota Depok, putusan pemecatan oleh DPC PKB dilakukan tanpa mekanisme maupun prosedur yang jelas.

(yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here