Dedi Mulyadi Masa Orang Gila Bisa Memilih di Pilpres

0
Dedi Mulyadi Masa Orang Gila Bisa Memilih di Pilpres

PolitikToday Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tidak sependapat tentang penyandang disabilitas mental bisa nyoblos dalam Pilpres 2019. Pasalnya, kebijakan itu tidak masuk akal sehat. Apalagi, orang dengan gangguan kesehatan jiwa ini tidak punya hak memilih dan dipilih.

“Aturan KPU ini ada-ada saja. Masa orang gila bisa memilih,” kata Dedi, Senin (26/11/2018).

Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini, menyatakan tidak menyetujui jika orang gila bisa mencoblos pada Pileg dan Pilpres 2019. Jangankan yang gila, warga dengan kesehatan jiwa yang baik alias waras saja belum tentu menyalurkan hak pilihnya atau golput.

Menurut Dedi, dalam syariat Islam juga, orang gila itu tidak ada kewajiban untuk menunaikan shalat ataupun berpuasa. Apalagi, dalam hal menyalurkan hak politiknya memilih dan dipilih. Jelas aturan ini sangat dipaksakan KPU.

Baca juga  Pilpres Gaduh, Bukti Demokrasi Mundur

Dedi meminta agar kebijakan KPU itu direvisi dan diperjelas lagi dan tidak menjadi polemik. Apalagi, saat ini situasi perpolitikan kembali panas akibat isu orang gila bisa mencoblos pada Pilpres 2019 nanti.

“Jadi aturan KPU ini, ditafsirkan oleh lawan politik merupakan keinginan Pak Jokowi. Padahal itu tidak benar. Kami, di tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf sangat tidak setuju jika orang gila bisa memilih,” ungkap Dedi.

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here