Demokrat Kritik Penyaluran BBM yang Tidak Tepat Sasaran

0
Demokrat Kritik Penyaluran BBM yang Tidak Tepat Sasaran

PolitikToday – Anggota Komisi VII DPR, Muhamad Nasir mengkritik Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina (Persero). Kritikan ini terkait penyaluran BBM yang dinilainya belum tepat sasaran.

Kritik ini disampaikan Nasir saat menanggapi paparan Kepala BPH Fanshurullah Asa memaparkan mengenai BBM non subsidi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR dan badan usaha penyalur BBM non subsidi.

Nasir meragukan kegiatan verifikasi badan usaha yang melakukan penyaluran BBM non subsidi oleh BPH Migas setiap tiga bulan, sebab dia masih mendapat laporan masih ada mobil tangki yang menyalurkan BBM tidak tepat sasaran.

“Bagaimana verifikasi, saya mendapat laporan masih ada yang kencing di jalan,” kata Nasir dalam rapat di ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Nasir meminta BPH Migas untuk bekerja lebih baik lagi, sebab lembaga negara tersebut dibiayai oleh negara. Jika BPH tidak bisa melaksanakan fungsinya, maka Nasir menyarankan agar lembaga itu dibubarkan saja.

“BPH Migas ini dibiayai negara, atau bubarkan saja BPH Migas,” tegasnya.

Setelah melakukan dialog dengan pihak BPH Migas, kemudian Nasir kembali menanyakan keberadaan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati yang tidak hadir dalam rapat tersebut.

“Dirut Pertamina ke mana, atau komisi VII meminta mundur. Tolong suruh hadir,” tandasnya.

Akibat beberapa perusahaan tidak langsung diwakili Direktur Utama, maka Pimpinan Rapat Ridwan Hisjam memutuskan untuk menunda rapat tersebut.

“Karena Dirut PGN juga tidak hadir, maka rapat ditunda,” tandasnya.

(rt)

Baca juga  Dukung TDL Naik, PDIP Seharusnya Minta Maaf Kepada Partai Demokrat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here