Diduga Melanggar UU Pemilu, Bawaslu Panggil Gubernur Dukung Petahana Jokowi

0
3483
Diduga Melanggar UU Pemilu, Bawaslu Panggil Gubernur Dukung Petahana Jokowi

PolitikToday- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau akan memanggil gubernur terpilih dan bupati/wali kota setempat guna klarifikasi dugaan pelanggaran atas keiikutsertaan mereka pada deklarasi dukungan Pro- Jokowi (Projo).

Pelaksanaan deklarasi dukungan Gubernur, Walikota Bupati oleh Projo di Pekanbaru pada Rabu (10/10/2018).

“Langkah pemanggilan tersebut diputuskan setelah melalui pembahasan dalam rapat pleno Bawaslu Riau tadi malam,” tegas Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Kamis (11/10).

Rusidi menjelaskan bahwa pemanggilan oleh Bawaslu terkait beberapa hal kehadiran mereka dalam deklarasi dukungan di mana hal itu telah mengundang polemik di semua kalangan.

“Terkait gubernur terpilih dan bupati/wali kota se-Riau yang menanda tangani pernyataan dukungan kepada salah satu capres/cawapres Pemilu 2019, kami akan meminta penjelasan lebih jauh seperti apa kronologis kejadian dan apa maksud dan tujuan kegiatan tersebut,” tukas Rusidi.

Bawaslu juga akan memanggil panitia pelaksana untuk mendapat informasi yang lebih lengkap. “Direncanakan pemanggilan akan dilakukan minggu depan,” tuturnya.

Dia menjelaskan materi pemanggilan soal adanya unsur pidana, khususnya pasal pejabat negara yang melakukan tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu, sesuai UU No 7 tahun 2019.

Baca juga  Oh, Ternyata! Jokowi Bukan Anak Pesantren

Bila terbukti akan diancaman hukuman penjara maksimal dua tahun dan denda Rp24.000.000.

“Di samping itu, juga kita akan lihat kemungkinan pelanggaran terhadap penggunaan fasilitas negara dengan ancaman hukuman yang sama atau bisa juga pelanggaran terhadap keduanya,” tuturnya.

Deklarasi ini dihadiri Gubernur Riau terpilih Syamsuar dan Wagub terpilih Edy Natar Nasution. Ormas Projo, beserta Ketua Umum Budi Arie Setiadi.

Acara deklarasi ini dipimpin langsung Syamsuar selaku Gubernur Riau terpilih. Teriakan pendukung berulang kali untuk Jokowi-Ma’ruf. Peserta ramai-ramai mengacungkan satu jari sebagai tanda dukungan politik ke Jokowi-Amin di Pilpres 2019.

Berikut surat deklarasi dibacakan Syamsuar yang diikuti sejumlah kepala daerah lainnya:

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 dinamika yang berlangsung di Provinsi Riau menyebabkan munculnya berbagai pandangan dan sikap masyarakat terhadap pemerintah hari ini. Munculnya pandangan dan sikap tersebut adalah bagian dari proses pendewasaan demokrasi yang tidak bisa dihindari. Selanjutnya kami mencermati, bahwa kepemimpinan Bapak Ir H Joko Widodo saat ini, berpihak pada kepentingan rakyat dan telah menunjukkan keberhasilan pembangunan, untuk itu perlu dilanjutkan kepemimpinanya dalam waktu lima tahun yang akan datang.” “Maka dengan ini, gubernur terpilih dan wakil gubernur terpilih, berserta 12 kepala daerah kabupaten /kota se Provinsi Riau mendukung sepenuhnya: Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2014,” ucap Syamsuar.

Baca juga  PPP Muktamar Jakarta Santai Tanggapi Ancaman Dipolisikan Asrul Sani

Lalu masing-masing bupati dan wali Kota se Riau menandatangi surat dukungan tersebut. Bupati Pelalawan M Harris dan Bupati Inhu Yopi Ariyanto berhalang hadir. Namun, keduanya disebut sudah sepakat memberikan dukungan kepada Jokowi-Amin.

(hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here