Diduga Terima Suap, Politisi Golkar Fayakun Andriadi Ditetapkan Sebagai Tersangka

0
35
Politisi Partai Golkar Fayakun Andriadi

PolitikToday – Politisi Partai Golkar dan Anggota DPR RI Fayakun Andriadi resmi ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus suap di Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang saat ini tengah disidik di KPK. Penetapan Fayakun sebagai tersangka disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada wartawan, Rabu (14/2).

“KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan perkara ini ke tingkat penyidikan dan menetapkan lagi seseorang sebagai tersangka yaitu FA (Fayakhun) anggota DPR RI periode 2014-2019,” kata Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta.

Dijelaskan Alexander, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan Ketua DPR Partai Golkar DKI Jakarta itu sebagai tersangka karena dia diduga ikut menerima hadiah atau janji terkait dengan proses pembahasan dan pengesahan anggaran Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI pada APBN 2016.

Baca juga  KPK Ciduk Bupati Subang Imas Aryumningsih

Penetapan Fayakhun sebagai tersangka sendiri memang sudah diprediksi jauh hari. Nama Anggota Komisi I DPR itu santer disebut dalam pemeriksaan kasus suap di lembaga keamanan laut itu. Fayakun sendiri, lanjut KPK diduga menerima fee sebesar 1 persen dari total nilai anggaran Bakamla sebesar Rp 1,2 triliun atau sekitar Rp12 miliar.

Selain diduga menerima fee miliaran rupiah, politisi Partai Golkar itu juga diduga menerima aliran dana suap dari Fahmi Darmawansyah, pengusaha pemilik perusahaan yang memenangi tender proyek Satellite Monitoring di Bakamla.

Ia diduga menerima suap sebesar 300.000 dolar AS.

Sebagaimana diketahui, KPK saat ini tengah memeriksa kasus suap pengadaan di Proyek Pengadaan Salelite Monitoring di Badan Keamanan Laut dan sudah memenjarakan 4 dari 5 tersangka.

Baca juga  Hari Ini KPU Tetapkan Pasangan Calon Peserta Pilkada Serentak

Saat ini, masih tersisa satu terdakwa lain yaitu Nofel Hasan yang masih menjalani persidangan di Tipikor Jakarta.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here