Divonis Bersalah Fitnah Jokowi, Alfian Tanjung Mulai Huni Lapas Porong

0
708
Ustad Alfian Tanjung

PolitikToday – Terpidana kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi, Alfian Tanjung, akan menjalani hukuman di

Lapas Kelas I Surabaya di Porong.  Pihak Lapas akan memasukkan Alfian ke blok karantina lebih dahulu, sebelum dimasukkan ke sel tahanan. Sama seperti penghuni baru lainnya, Alfian harus melewati pemeriksaan fisik dan barang bawaan lebih dahulu.

“Kami sudah menerima pelimpahan ini,” ujar Kepala Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Pargiyono, Senin (11/6/2018).

Pelimpahan itu dilaksanakan pada pagi hingga siang. Dengan pengawalan ketat dari gabungan kepolisian dan kejaksaan, Alfian digiring masuk ke dalam Lapas.

“Setelahnya kami lakukan pendataan untuk proses registrasi dan terakhir diserahkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas,” jelasnya.

Pargiyono mengaku tak akan memberikan perlakuan khusus kepada Alfian. Sama seperti narapidana lain, Alfian akan mengikuti masa orientasi selama 1-2 minggu ke depan.

“Sama seperti penghuni baru yang lain, Alfian akan dimasukkan ke blok karantina terlebih dahulu, baru ke tahanan,” lanjutnya.

Baca juga  KPK: Jokowi Belum Serahkan LHKPN Terbaru, Prabowo Sudah

Dia berharap, Alfian bisa kooperatif selama di dalam Lapas, termasuk bisa bergaul dengan siapa saja.

Sehingga hal itu akan memudahkan lapas dalam melakukan pembinaan.

Sebelumnya MA menolak kasasi Alfian, dan menghukum Alfian selama 2 tahun penjara. Alfian terbukti memfitnah Jokowi-Ahok antek PKI. Putusan itu diketuk oleh ketua majelis Andi Samsan Nganro, dengan anggota Margono dan Eddy Army. Perkara dengan Nomor 1167 K/PID.SUS/2018 ini masuk klasifikasi kasus Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Kasus ini bermula saat ceramah Alfian di Masjid Mujahidin, Tanjung Perak, Surabaya, tersebar melalui media sosial YouTube. Kemudian, pada 26 Februari 2017, Sujatmiko, warga Surabaya, melaporkan isi ceramah Ustaz Alfian di YouTube itu dinilai mengandung ujaran kebencian.

Dalam video itu, ia menyebut di antaranya, ‘Jokowi adalah PKI, China PKI, Ahok harus dipenggal kepalanya dan Kapolda Metro Jaya diindikasikan PKI’.

Baca juga  PAN Ikhlas Jika Prabowo Gandeng Abdul Somad

Meski dihukum di kasus fitnah Jokowi-Ahok, Alfian pernah juga terseret kasus fitnah PDIP. Di kasus ini, Alfian mencuit’PDIP 85% isinya kader PKI’ di Twitter.

Jaksa menyebut kalimat cuitan dari akun Twitter Alfian mempunyai makna provokatif yang dapat membangkitkan rasa marah dan kebencian terhadap PDIP. Namun dalam pertimbangan, hakim menyatakan Alfian hanya melakukan salin-tempel terhadap salah satu media yang tidak tercantum di Dewan Pers.

Alhasil, majelis hakim pun menyatakan kasus ini onslagh atau lepas. Hakim pun menjatuhkan vonis lepas terhadap Alfian Tanjung. Sedangkan jaksa diperintahkan mengembalikan barang bukti yang sudah disita, yaitu laptop.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here