DPR Panggil Manajemen Facebook terkait Kebocoran Data 1 Juta Pengguna Indonesia

0
14
DPR Panggil Manajemen Facebook terkait Kebocoran Data 1 Juta Pengguna Indonesia
Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari (kanan) dan Vice President and Public Policy Facebook Asia Pacific Simon Milner (kiri) mengikuti rapat dengar pendapat umum dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/4). Rapat ini membahas bocornya satu juta lebih data pengguna Facebook di Indonesia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto).

PolitikToday – Komisi I DPR memanggil manajemen Facebook terkait kabar soal kebocoran data 1 juta pengguna media sosial itu di Indonesia, Selasa (17/4/2018). Selain membahas kasus tersebut, wakil rakyat juga mempertanyakan terkait konten negatif yang selama ini sering beredar di aplikasi tersebut, termasuk tindakan peretasan akun (hack).

“Saya adalah pengguna Facebook dan saya mengalami data saya digunakan untuk memeras pihak lain. Apa FB mampu memonitor kalau ada akun yang digunakan oleh pihak lain? Tidak ada kontrol di sini. Bersedia tidak FB kalau terjadi penyalahgunaan data di FB oleh pihak lain untuk bertanggung jawab ikut terkena sanksi?,” kata salah satu anggota Komisi I DPR Supiadin AS.

Anggota DPR lainnya, Juniko Siahaan menegaskan bahwa pemerintah harus mempunyai aturan yang lebih keras agar Facebook tegas dalam menyikapi berbagai konten negatif yang beredar. 

Facebook adalah platform yang paling parah untuk konten hoax, penebar kebencian, atau pornografi. Dan FB tidak bertindak apa-apa. Kita harus segera buat aturan yang lebih keras supaya FB tidak bisa hanya diam tapi tetap dapat duit. Kalo tidak, ya tutup aja seperti di China,” tegas Juniko. 

Sementara itu, Anggota Komisi I lainnya yakni Evita Nursanty mengatakan tidak puas terhadap jawaban Facebook terkait kasus bocornya data. 

“Saya punya copy dari balasan kantor pusat (Facebook) di Irlandia. Secara pribadi, jawaban Anda tidak memuaskan, saya tuh ga bisa yakin bahwa Facebook itu mampu mengamankan data kita. Soal balasan surat dari kantor pusat FB, secara pribadi tidak menjawab permasalahan. Saya juga ditelepon oleh Pak Rudiantara (Menkominfo), mana janji audit dari Facebook? Kalau pemerintah sudah minta, jangan dianggap enteng ya,” jelas dia.  

Sebelumnya, Public Policy Facebook Indonesia Ruben Hattari mengatakan setelah dilakukan riset diketahui data sekitar 1,096 juta orang pengguna Facebook di RI bocor. 

“Angka ini (1,096 juta) mungkin lebih besar dari yang sebenarnya. Total jumlah orang yang datanya diakses menggunakan aplikasi ini kemungkinan lebih besar dari sebenarnya,” jelas Ruben saat RDP di Komisi I DPR.

Selain pengguna di Indonesia, kebocoran data juga dialami oleh lebih dari 87 juta pengguna Facebook di seluruh dunia.

Kasus kebocoran data ini terungkap dari informasi bahwa lembaga konsultan politik Cambridge Analytica menggunakan data pribadi milik pengguna Facebook yang digunakan untuk tim sukses Donald Trump.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here