Elektabilitas Prabowo Terus Melejit Paska Kampanye Akbar

0
Sesuai Saran SBY, Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Inklusif

PolitikToday– Elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terus melejit paska kampanye akbar di Gelora Bung Karno pada Minggu (7/4) kemarin.

Hal ini menurut pengamat komunikasi politik Univesitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad, disebabkan pergerakan empat tokoh senior yang berada di barisan 02.

“Mereka adalah Rizal Ramli, Rachmawati Soekarnoputri, Titiek Soeharto, dan Hashim Djojohadikusumo,” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, keempat tokoh tersebut memiliki peran yang berbeda-beda dalam mengupayakan kemenangan kubu 02. Peran paling sentral terlihat pada sosok Hashim Djojohadikusumo.

“Hashim ini lumayan vokal karena adiknya (Prabowo). Dia pengusaha dan termasuk tokoh penting di balik penggalangan sumber daya. Dia menentukan bukan hanya arah politik Prabowo, tetapi juga koalisi, pendanaan, dan lain-lain,” terangnya.

Kemampuan finansial yang dimiliki Hasim juga bisa dikatakan berkontribusi terhadap elektabilitas Prabowo-Sandi meski tak signifikan.

“Lebih kepada kemampuan dia secara finansial, membackup campaigne, dan mengatur komunikasi Prabowo,” imbuhnya.

Peran berbeda ditunjukan oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli. Dikatakan Nyarwi, keberadaan RR lebih pada menggerus suara Jokowi-Maruf melalui statement-statement dan kritikan pedas kepada pemerintahan saat ini.

“RR (Rizal Ramli) itu kuat di pembentukan opini publik dan dikenal kritikus kekuasaan. Jadi omongan dia sifatnya mendelegitimasi 01,” tegasnya.

Walaupun belum tentu mengerek elektabilitas 02, opini RR bisa mengambil ceruk dari undecided voter atau swing voter.

Ia melanjutkan, peran berbeda ditunjukkan oleh Rachmawati Soekarnoputri dan Titiek Soeharto. Sebagai anak Soekarno dan Soeharto, keduanya seakan menjadi simbolisasi bagi pengagum presiden pertama dan presiden kedua RI untuk merapat ke paslon 02.

“Keduanya simbolisasi anak Soeharto dan Soekarno. Tetapi terakhir saya lihat suara-suara Titiek cukup muncul di publik dan bisa menguatkan yang pro 02,” tutur Nyarwi.

Baca juga  Andi Arief Minta Jokowi dan Prabowo Gelar Pertemuan

(yt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here