Fahri Sebut Luhut Lukai Proses Pemilu

    0
    PKS Usulkan Penghapusan Pajak dan SIM Seumur Hidup, Fahri: Itu Salah

    PolitikToday – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai tindakan Menko Kemaritiman yang memberikan amplop kepada Kiai Zubair Muntasor di Sampang, Madura telah melukai proses pemilu. Menurut Fahri, tindakan Luhut dalam video tersebut sebagai sebuah serangan dan merendahkan martabat kiyai.

    “Pertama itu melukai ya pak kiainya, begitu ya, kan itu kehormatan dia, dan yang lebih penting juga melukai proses pemilu dan proses politik kita,” kata Fahri Hamzah di Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (4/4).

    Politisi PKS itu berharap, seharusnya kegiatan Luhut yang ikut membantu proses kampanye Paslon 01 Joko Widodo harus segera dihentikan. Bukan hanya Luhut, Fahri pun meminta menteri-menteri lain juga menyetop aktivitas berkampanye bersama Jokowi.

    “Kalau bisa menteri-menteri ini jangan keliling, conflict of interest nanti, berhentilah bekerja aja, ini kan masa tenang, ya kan buat menterinya, jadi jangan malah kelihatan melakukan mobilisasi,” kata Fahri.

    Sebagaimana diketahui, Video Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang memberi amplop ke Kiai Zubair menjadi viral di berbagai media sosial. Pemberian amplop ini pun menimbulkan berbagai persepsi dan perdebatan. Republika belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Luhut soal video tersebut.

    Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyatakan tindakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan yang memberikan amplop berwarna putih kepada Kiai Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan Madura adalah inisiatifnya sendiri.

    Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily menyatakan pihaknya tidak pernah memberikan arahan ke Luhut untuk memberikan amplop kepada sang kiai.

    “Ya. Itu inisiatif Pak Luhut sendiri,” ujar Ace. Kamis (4/4).

    (gg)

    Baca juga  Di Hari Bhayangkara, MPR Minta Polisi Adil Usut Kasus Penyerangan Brutal Pakar IT ITB

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here