Firman Wijaya Kembali Dilaporkan ke Mabes Polri

0

PolitikToday – Fitnah dan dugaan pencemaran nama baik Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilakukan oleh Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya berbuntut panjang. Setelah pekan lalu, SBY melaporkan Firman ke Bareskrim Mabes Polri, kali ini, Firman kembali dilaporkan oleh Divisi Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat Bareskrim Mabes Polri. Firman dilaporkan dengan kasus yang sama oleh DPP Partai Demokrat yang tak terima nama baik SBY dicemarkan.

Dikatakan Ardy Mbalembout dari Divisi Hukum Partai Demokrat, Firman diduga telah melakukan pencemaran nama baik SBY dalam sebuah wawancara dengan media online yang dilakukan pasca persidangan pada tanggal 25 Januari 2018 lalu.

“Kami ke sini pada posisi untuk melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan Saudara Firman Wijaya terkait dengan pernyataan yang bersangkutan di media online di persidangan tanggal 25 Januari 2018,” kata Ardy.

Baca juga  La Nyalla Mattalitti dan Politisi Tantrum?

Ardi tidak sendiri mendatangi Mabes Polri, Turut besamanya, Tim Pembela Demokrasi dan Penegakan Hukum RI yang di dalamnya ada pengurus Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Menurutnya, Firman telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai fakta persidangan dan dikutip oleh beberapa media siber.

“Kita tahu fakta persidangan tidak seperti apa yang Firman imajinasikan di luar persidangan,” terang Ardy.

Sementara itu, ditambahkan koordinator KAI, Nazzarudin Lubis dalam laporanya ke Bareskrim kali ini tidak hanya Firman yang disasar.

Pengacara Setnov yang pernah mendampingi Anas Urbaninggrum itu, juga diadukan karena melanggar pasal pasal 310, 335 dan 342 KUHP terhadap Mirwan Amir karena memberikan keterangan palsu dalam persidangan.

Baca juga  Polisi Pulangkan Ratusan Mahasiswa asal Papua

“Ancamannya sembilan tahun penjara,” kata Lubis.

Sementara itu, Untuk Firman Wijaya, lebih jauh Lubis menjelaskan, pihaknya mengenakan pasal 242 dan pasal 55 atas dugaan keterangan palsu di luar persidangan.

“Pernyataan Mirwan kan coba kita lihat tidak ada bicara tentang satu pemenang pemilu tidak ada bicara tentang Cikeas tidak bicarakan nama pak SBY. Dia hanya menceritakan dia ada pertemuan selesai di situ,” pungkas Lubis.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here