Gerindra Bantah Beri Jalan untuk Gatot Nurmantyo

0
Gerindra Bantah Beri Jalan Untuk Gatot Nurmantyo

PolitikToday – Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon membantah kabar yang mengatakan kalau Prabowo Subianto memberikan jalan untuk Gatot Nurmantyo buat bersaing di Pilpres 2019. Menurutnya keputusan Gerindra mengusung Prabowo sebagai capres sudah final.

“Tidak ada (tiket capres untuk Gatot). Itu semua sudah terbantahkan, dalam Rapimnas Gerindra itu mengajukan Pak Prabowo sebagai capres,” ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/4).

Fadli Zon menilai kabar urungnya Prabowo menjadi capres sengaja dihembusan oleh kelompok pendukung Jokowi. Terkait kabar Prabowo kekurangan logistik, Fadli juga membantah hal tersebut.

“Kami tidak ada masalah dengan logistik. Logistik itu permasalahan kecil,” ujarnya.

Fadli Zon juga memberikan peringatan kepada seluruh kader Partai Gerindra jika tidak mematuhi keputusan Rapimnas. Sebagai partai yang memiliki anggaran dasar/anggaran rumah tangga, dia menyatakan seluruh kader harus siap menanggung konsekuensi jika membangkang.

Baca juga  Ini Alasan Kedekatan Prabowo dengan Alumni 212

“Kalau ada yang berbeda pendapat tentang pencalonan Pak Prabowo saya kira pada saatnya akan mendapatkan sanksi,” ujar Fadli.

Selain itu Fadli juga menyatakan kalau cawapres Prabowo nanti tidak harus dari PKS. Menurutnya cawapres Prabowo kedepannya harus dibahas bersama dengan seluruh parpol koalisi.

“Kami akan duduk bersama untuk mengambil keputusan bersama pada waktunya. Tentu itu memerlukan proses. Saya kira untuk proses itu masih cukup waktu,” ujar Fadli.

Sementara itu menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS, Mardani Ali Sera keputusan politik Prabowo sangat dinantikan jika Gerindra masih ingin berkoalisi dengan PKS dalam Pilpres 2019.

“Pak Sohibul Iman (Ketum PKS) kan sudah memberi syarat yang agak tegas, cawapres dari PKS kalau capres Pak Prabowo,” ujar Mardani, Senin (16/4).

Baca juga  Analis CSA: Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah di Angka Rp14.515

Mardani memprediksi deklarasi dukungan bagi Prabowo akan disampaikan usai PKS menggelar rapat Majelis Syuro pada akhir April 2018. Selama rapat itu belum digelar, dia mengatakan PKS memilih terus berkomunikasi dengan Gerindra membahas koalisi.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here