Gerindra Bantah Ditawari Luhut Cawapres dan Prabowo Minta 8 Kursi Menteri

0
108
Gerindra Bantah Ditawari Luhut Cawapres dan Prabowo Minta 8 Kursi Menteri

PolitikToday – Partai Gerindra membantah kabar yang menyebut Prabowo Subianto meminta jatah kursi delapan menteri termasuk menteri pertahanan, agar bersedia menjadi calon wakil presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Permintaan itu disebut-sebut disampaikan saat Prabowo bertemu Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Restoran Jepang Grand Hyatt, Jumat (6/4/2018) lalu.

Saya rasa sih enggak ya, pembicaraan itu minta kesediaan pak Prabowo jadi berpasangan dengan pak Jokowi tapi pak Prabowo gak mau,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono, Selasa (17/4/2018).

Menurut dia, pertemuan tersebut terjadi hanya beberapa hari jelang acara rapat koordinasi nasional (rakornas) Gerindra di Bogor, Hambalang yang juga kader meminta Prabowo jadi Capres 2019. Para kader juga kompak tak sudi jika Prabowo dijodohkan dengan Jokowi.

“Enggak lah, saya rasa pasti enggak (minta jatah menteri) karena prosesnya itu sudah beberapa hari menjelang rakornas. Kan rasanya sudah hampir semua hampir dikatakan seluruh keluarga besar partai Gerindra gak ingin kita berpasangan dengan pak Jokowi,” ujar Ferry.

Pada Senin (16/4/2018), media luar negeri, Asia Times, menulis tentang pertemuan Luhut yang merupakan utusan Istana dengan Prabowo, yang sudah terjadi tiga kali. Dalam salah satu pertemuan, Luhut mengatakan soal lawan di Pilpres mendatang, “Lebih baik bersaing dengan lawan yang sudah dikenal ketimbang yang belum diketahui sama sekali.”

Lalu, dalam pertemuan ketiga di sebuah jamuan makan siang di restoran Jepang, pada 6 April lalu, Luhut kembali mendorong peluang untuk menduetkan Jokowi dan Prabowo.

Asia Times adalah situs berita yang berpusat di Hong Kong. Situs ini kerap menulis isu seputar politik dan ekonomi di kawasan Asia.

Luhut disebut kehilangan selera ketika Prabowo menyatakan bersedia mempertimbangkan tawaran itu jika diberi jatah delapan kursi menteri, termasuk pos menteri pertahanan. Belum diketahui apakah yang dimaksud Prabowo menginginkan posisi wakil presiden atau kader Gerindra menjadi menteri pertahanan.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here