GNPF-Ulama Nilai Negara Sentimen Kepada Habib Rizieq Shihab

0
Demokrat Minta Polri Jelaskan Soal SP3 Rizieq
Habib Rizieq Shihab

PolitikToday – Ketua Umum GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak mengomentari pernyataan Mabes Polri yang membuka peluang untuk kembali menyelidiki kasus-kasus Habib Rizieq Shihab jika kembali ke Indonesia.

Yusuf menilai pernyataan tersebut merupakan tindakan sentimen yang ditujukan kepada Imam Besar FPI itu.

“Nah itu yang saya belum dengar ya dalam arti kata itulah yang menjadi permasalahan Habib Rizieq ini tiada henti-hentinya, baik masalah dicekalnya dia masih tanda tanya besar,” ucapnya, Kamis (11/7/2019).

Lanjut Yusuf, permasalahan yang menimpa Habib Rizieq hanya tindakan sentimen yang dilakukan oleh Negara khususnya penegak hukum di Indonesia.

“Sebentar katanya sudah dibilang SP3, tapi selalu nanti dibilang bakal diungkap lagi atau akan ada kasus-kasus baru. Nah yang perlu kita pertanyakan kalau memang masih mau dijerat kasus-kasus yang lama atau yang baru berarti gak bisa dibilang itu sudah selesai SP3 dan lain sebagainya. Nah maksudnya negara ini jangan ada dasar sentimen untuk menindaklanjuti kasus orang perorang,” jelasnya.

Yusuf juga menyebut kasus-kasus yang menjerat Habib Rizieq hanya masalah-masalah sepele. Bahkan ia menilai kasus yang menimpa Rizieq hanyalah akal-akalan dengan tujuan untuk memenjarakan Rizieq.

“Kalau mau menindak Habib Rizieq karena permasalahan-permasalahan yang menurut kami tidak ada artinya sama sekali, tidak membahayakan negara, tidak membuat ancaman. Masih banyak orang pelaku-pelaku yang membuat ancaman akan membunuh umat Islam, akan menghabis partai-partai dan lain sebagainya tidak pernah ditindaklanjuti, semua laporan-laporan kami tidak pernah ada yang ditindaklanjuti,” paparnya.

Terakhir Yusuf mempertanyakan pengelolaan negara yang menurutnya terkesan dimiliki sekelompok orang saja.

“Jadi ini negara mau dikelola dengan modal apa gitu loh, mereka-mereka ini kan menjabat bukan untuk selamanya, ada batasnya ini negara bukan negara mereka, ini negara bersama,” pungkasnya.

Baca juga  Sayap Ormas FPI Geruduk Kantor Majalah Tempo Siang Ini

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedy Prasetyo menyatakan, tidak menutup kemungkinan kasus-kasus Habib Rizieq akan kembali dibuka ketika Habib Rizieq kembali ke tanah air.

“Tidak menutup kemungkinan (kasus lain), itu penyidik nanti yang akan menindaklanjuti,” kata Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here