Hanya Nasionalisme yang Bisa Satukan Bangsa 

0
Peserta mengenakan ikat kepala merah putih saat Apel Nusantara bersatu di lapangan Hiraq Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Rabu (30/11). (ant)

Anggota MPR dari Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa hanya nasionalisme yang bisa menyatukan suatu bangsa. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Sosialiasi Empat Pilar MPR lewat pentas seni dan budaya di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (18/12) malam.

Menurut anggota DPR dari Dapil Riau II tersebut, satu-satunya yang bisa menyatukan sebuah bangsa adalah perasaan senasib antara entitas yang membentuk bangsa tersebut. Nasionalisme menjadi instrumen utama untuk merekatkan perbedaan sekaligus memperkuat persamaan antar warga negara.

Sebagai ilustrasi, Idris mencotohkan Uni Soviet yang dahulu sempat terlibat perang dingin dengan Amerika Serikat.Kendati memiliki ideologi komunis dan dikawal oleh tentara tetapi Uni Sovyet pecah pula. Bubarnya Uni Sovyet pada bulan Desember 1991 telah memunculkan lima belas negara yang terbagi ke dalam lima kelompok.

Idris juga mencontohkan fenomena perpecahan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Kendati kawasan itu memiliki banyak banyak kesamaan dari segi budaya, bahasa, bahkan agama, tetapi terus dirundung ancaman perpecahan dan konflik. Karenanya, Idris kemudian menegaskan bahwa kesamaan ideologi, budaya, bahkan agama tidak lantas dapat menyatukan suatu negara.

Lanjut Idris, nasionalisme yang didasarkan pada perasaan senasib itu diperkuat oleh empat pilar yang diwariskan para pendiri bangsa. Warisan itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Karenanya, merawat persatuan bangsa dilakukan dengan mengamalkan keempat warisan tersebut di dalam keseharian para warga negaranya. Hal ini pula yang mendorong MPR untuk terus mengencarkan mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Agar penyempaiannya semakin mengakar, MPR juga telah mencoba mengembangkan metode sosialisasinya. “Salah satu metoda yang ada adalah dengan cara lewat pentas seni dan budaya, sehingga selain masyarakat terhibur, nilai-nilai sosialisasi akan tersampaikan,” kata Ketua Badan Anggaran MPR itu. (jh)

Baca juga  Politisi PAN dan Mantan Presenter Televisi Diperiksa KPK Terkait E-KTP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here