Hina Pribumi, Aliansi Masyarakat Papua Barat Polisikan Akun Pendukung Ahok

0

Aliansi Masyarakat Pribumi Papua Barat mendatangi Polda Metro Jaya guna melaporkan salah satu akun Twitter milik pendukung calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), @haloJakarta.

Akun tersebut diduga telah menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) yang mengandung SARA terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan dan kepada rakyat Indonesia.

“Kami melaporkan akun @haloJakarta atas penghinaan terhadap orang pribumi. Kami menuntut agar admin akun itu segera ditangkap dan diadili,” sebut salah seorang pelapor, Thomas Warijo melalui akun Twitter @thomaswarijo, Selasa (21/3/2017).

Sebelumnya, akun pendukung Ahok itu menanggapi komentar Zulkifli terkait usulan untuk memprioritaskan pengusaha pribumi demi mengurangi kesenjangan sosial. Namun, tanggapannya terkesan menghina, bahkan bersifat rasial.

“Pak @ZUL_Hasan Anda ngaku pribumi yah berarti muka Bapak aslinya seperti ini pantas aja Bapak terbelakang dan rasis,” tulis akun itu sembari mengunggah foto manusia purba berambut panjang.

Banyak pihak yang merasa tersinggung dengan komentar tersebut, bahkan tidak sedikit pula yang berang. Mereka menilai admin @haloJakarta sangat rasis dan anti pluralitas.

Pada Jumat (17/3/2017) lalu, Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) juga telah melaporkan akun tersebut ke polisi. Laporan mereka diterima Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan nomor: LP/1354/III/2017/PMJ/DIT Rerkrimsus.

“Akun @haloJakarta sudah menyinggung bukan hanya terhadap Zulkifli Hasan saja, melainkan bagi rakyat Indonesia juga yang merasa asli orang pribumi,” ujar Presiden Geprindo Bastian Simanjuntak.

Bastian meminta polisi segera memproses dan mencari pelakunya, siapa yang menulis kemudian ditindaklanjuti sesuai undang-undang yang berlaku. “Kalau dilihat awal historinya, akun itu cenderung membela Ahok dan cenderung menyerang orang yang berseberangan dengan Ahok,” kata Bastian. (raf)

Baca juga  KPK dan Kejaksaan Bisa Tangani Kasus Korupsi Swasta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here