Imparsial Minta Jokowi Copot Panglima TNI

0

Dorongan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terus mengalir. Peneliti Imparsial Eva Rosita menilai Gatot memiliki catatan merah selama memimpin TNI.

“Selama GN (Gatot Nurmantyo) jadi Panglima TNI, reformasi TNI jalan di tempat,” ungkap Eva Sabtu (8/7).

Dia menyatakan, Imparsial mendukung rencana regenerasi TNI, termasuk pergantian panglima TNI. Gatot sendiri yang merupakan angkatan 82 sudah dua tahun menjabat dan pada 2018 mendatang memasuki masa pensiun.

Kegagalan Gatot lainnya, lanjut Eva, adalah tidak melakukan restrukturisasi komando teritorial. Sebaliknya, Gatot malah menambah komando daerah militer, yakni di Papua dan Sulawesi Utara. Selain itu, Gatot juga tidak melaksanakan pengadilan militer atas kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia.

“(Sehingga) penyelesaian kasus pelanggaran HAM stagnan,” ujarnya.

Gatot, dalam catatan Imparsial, juga memiliki kecenderungan dan potensi untuk berpolitik. Hal itu dapat dilihat dari pidato yang disampaikannya di berbagai acara, melakukan safari-safari ke kampus, dan rencana untuk mengembalikan hak politik TNI.

“Kiprah panglima cenderung politis, karena itu perlu dilakukan regenerasi. Setelah regenerasi, restrukturisasi menjadi salah satu hal urgent yang perlu dilakukan,” tutup Eva. (rmol/mik)

Baca juga  Pekan Depan, Novel Baswedan Kembali ke Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here