Imparsial Ungkit Janji Jokowi

0
1229
Imparsial Ungkit Janji Jokowi

PolitikToday – Imparsial sebuah LSM yang bergerak di bidang mengawasi dan menyelidiki pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia endesak negara untuk segera membersihkan nama baik terpidana mati kasus narkotika Zulfikar Ali.

Koordinator Peneliti Imparsial, Ardi Manto Adiputra meminta pemerintah untuk tetap memberikan grasi kepada Zulfiqar meski ia telah wafat. Zulfiqar sendiri diketahui telah meninggal dunia pada 31 Mei 2018 lalu.

“Kami mendesak pemerintah untuk tetap memberikan grasi kepada Zulfiqar meski dia sudah meninggal dunia,” terang dia di kantor Imparsial, Jakarta, Jumat (8/6).

Ardi mengungkapkan Jokowi telah berjanji untuk memberikan grasi kepada Zulfikar karena alasan kemanusian. Namun grasi yang dijanjikan tidak kunjung turun hingga ajal menjemput Zulfikar, karena menunggu pertimbangan dari Mahkamah Agung (MA).

Baca juga  Ulama Muda Lampung Dukung Pencalonan Prabowo - AHY

Padahal Imparsial mengajukan permohonan grasi kepada Jokowi pada 6 Maret 2018 melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan dilanjutkan dengan menyerahkan salinan permohonan ke Pengadilan Negeri Tangerang pada 8 Maret 2018. MA sendiri telah mendapatkan Salinan tersebut pada 4 Maret 2018.

Padahal dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang Perubahan atas UU Nomor 22 Tahun 2002 tentang Grasi Pasal 10 menyebutkan dalam jangka waktu paling lambat 30 hari terhitung sejak diterima salinan permohonan berkas perkara MA harus mengirimkan pertimbangan tertulis kepada presiden.

“Namun, berdasarkan konfirmasi kami ke Sekretariat Negara hingga kini belum ada pertimbangan dari MA,” terangnya.

Ardi mengklaim Zulfiqar tidak bersalah dalam kasus kepemilikan narkoba jenis heroin seberat 300 gram. Zulfiqar kata dia adalah korban dari peradilan yang tidak adil (unfair trial).

Baca juga  PAN Masih Bulat ke Prabowo

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here