Izinkan Menteri Nyaleg, DPR: Jokowi Tak Bijak

0
728
Izinkan Menteri Nyaleg, DPR: Jokowi Tak Bijak

PolitikToday – Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyarankan agar menteri yang ingin mendaftarkan jadi calon legislatif (caleg) agar mundur dari jabatannya. Pengunduran diri harus dilakukan karena menyangkut moralitas menteri serta partai politik.

“Golkar sendiri menyarankan bagi menteri yang mau nyaleg harus mundur. Karena ini bicara moralitas dan politik,” kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Walaupun diberi lampu hijau oleh Presiden Joko Widodo untuk nyaleg, Bamsoet menilai hal tersebut berbenturan dengan sikap para menteri yang seharusnya fokus untuk bekerja dan menyelesaikan tugas.

“Soal menteri nyeleg yang mau nyaleg walaupun Presiden memberikan lampu hijau dan cuti berbenturan pada moralitas para menteri,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai, sikap Jokowi yang mengizinkan menteri yang ingin mencalonkan diri sebagai caleg sebagai sebuah sikap kurang tepat. 

“Menurut saya, tidak bijak jika Presiden mengizinkan menteri yang ingin nyaleg, meskipun harus cuti saat pelaksanaan kampanye,” kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

“Beliau membolehkan sesuatu yang secara etika tidak tepat. Pasalnya sebagai menteri segala fasilitas yang diberikan negara pasti akan melekat, seperti Patwal (pengawalan) dan segala macamnya. Hal tersebut rentan terhadap penyalahgunaan fasilitas negara,” tambahnya.

Tidak hanya itu, kata Mardani, menteri dan caleg merupakan dua pekerjaan berbeda yang memerlukan fokus. Terlebih lagi, menteri mempunyai tanggung jawab untuk mengatasi kondisi Bangsa Indonesia yang saat ini mengalami defisit perdagangan, defisit neraca keuangan dan nilai tukar dolar AS tinggi.

Sebelumnya, Jokowi menganggap adanya keinginan sejumlah menteri yang ingin mundur demi maju menjadi caleg di Pemilu 2019 suatu hal yang wajar. Sebab, menteri ingin menjalankan perintah partai politik masing-masing. Jokowi menyebut, sebagian besar menteri Kabinet Kerja berasal dari parpol.

“Tentu saja mereka (menteri) ditugaskan partainya untuk hal-hal berkaitan politik. Salah satunya jadi Caleg. Jadi wajar kalau mereka ditugaskan partai untuk menjadi Caleg,” kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Menurut Jokowi menteri yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tidak perlu mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Cukup mengajukan cuti selama masa kampanye.


Kekosongan jabatan menteri selama masa kampanye itu, kata Jokowi, nantinya akan diisi oleh pejabat pengganti.

“Izin saja. Nanti izin cuti kalau mau kampanye. Supaya jangan sampai ganggu tugas keseharian di dalam pemerintahan,” ucap Jokowi.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here