Jika Tak Jadi Cawapres Jokowi, Airlangga dan Cak Imin Langsung Evaluasi

0
1203
Jika Tak Jadi Cawapres Jokowi, Airlangga dan Cak Imin Langsung Evaluasi

PolitikToday – Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imim) akan bertemu Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto jika mereka tak terpilih sebagai cawapres Jokowi.  Pertemuan ini bertujuan untuk evalusi antara kedua parpol menyikapi Pilpres 2019

“Nanti kumpul lagi bagaimana evaluasinya,” ungkap Cak Imin, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Cak Imin mengaku PKB dan Partai Golkar telah sepakat untuk membangun koalisi pemerintahan produktif serta saling mendukung. Saat ini diketahui Airlangga dan Cak Imin sama-sama berencana maju sebagai cawapres dari Jokowi.

“Dengan Airlangga fokus pada hal-hal. Pertama, PKB-Golkar sepakat membangun koalisi yang lebih produktif di pemerintahan. Kedua, sama-sama berkeinginan mendukung. Saya dukung Airlangga, Pak Airlangga dukung saya,” kata Cak Imin

Baca juga  Tolak Anies Jadi Capres, Fahri Hamzah: Jangan Permainkan Rakyat!

Terkait, Wasekjen PKB Faisol Reza mengaku pihaknya bakal bertemu dengan kiai. Pertemuan ini untuk meminta saran nama yang ditunjuk Jokowi apabila Cak Imin tidak dipilih.

“Pertama kalau ada pembicaraan mengerucut soal itu tentu kita akan monitoring, kita konfirmasi kepada Kiai kepada DPW, untuk minta saran dan pertimbangan karena keputusan mengusung Jokowi-Imin (JOIN) kan bersama terutama kiai-kiai yang musti kita tanya kembali selanjutnya seperti apa,” kata Faisol di kawasan Cikini,Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Faisol menyebut upaya mendorong nama Cak Imin ke Jokowi bukan tanpa alasan. PKB mengaku memiliki agenda untuk melawan radikalisme.

“Karena itu kan mahal karena kita usung cak Imin bukan karena Cak Imin, jadi ada agenda besar yang kita usung bersama cak Imin terutama untuk menyelamatkan dari bahaya terorisme radikalisme,” kata Faisol.

Baca juga  PKS: Jokowi Mulai Takut Hadapi Pilpres 2019

Namun Faisol yakin Jokowi bakal bijak dalam menentukan siapa pendampingnya.

“Kalau yang dipilih pak Jokowi tidak menjamin itu yang jadi pertanyaan besar saya rasa pak Jokowi akan bijak, akan tahu persis apa yang terjadi ke depan dan siapa yang harus mendampingi,” imbuhnya.

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here