JR Saragih Tak Lolos Pilada karena Ijazah, Demokrat Sebut Ada Permainan Kotor

0
129
Demokrat akan Ungkap Sikap Ambigu Bawaslu Sumut
Pasangan bakal calon gubernur Sumut JR Saragih (kedua kiri) bersama bakal calon wakil gubernur Ance Selian (kedua kanan) berjalan menuju kantor KPU Sumut saat akan mendaftar, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (9/1). politiktoday.com

PolitikToday – Pasangan bakal cagub-cawagub, JR Saragih-Ance Selian, tak lolos jadi peserta Pilkada Sumut 2018. Partai Demokrat (PD) menduga ada permainan kotor di KPU Sumut.

“Bila benar yang dibuat sebagai alasan adalah legalisasi ijazah SMA, maka KPU harus dicurigai telah jadi kayu pemukul dari permainan kotor partai tertentu,” kata Wasekjen Rachland Nashidik kepada wartawan, Senin (12/2/2018).

Rachland mengatakan, JR Saragih sudah dua periode menjadi Bupati Simalungun, Sumut. Menurut dia keputusan KPU melawan akal sehat.

“Ia (JR Saragih, red) juga adalah lulusan Akademi Militer dan berbakti sebagai Prajurit TNI sebelum memutuskan mundur dan jadi pengusaha Rumah Sakit,” ujar Rachland.

“Bagaimana itu bisa bila JR Saragih tak punya ijazah SMA? Sungguh keputusan KPU ini melawan akal sehat,” imbuhnya.

Pengumuman penetapan cagub-cawagub Sumut 2018 digelar KPU di Mulya Banurea di lantai 2 Grand Ballroom, Hotel Grand Mercure, Medan, Sumut, Senin (12/2/2018). Enam pasang calon hadir di acara tersebut.

“Karena ada salah satu syarat calon gubernur yaitu legalisasi ijazah yang bersangkutan sehingga berdasarkan regulasi, sesuai aturan, yang bersangkutan tidak bisa ditetapkan pasangan calon karena tidak memenuhi syarat,” kata Ketua KPU Sumut Mulya Banurea.

KPU menetapkan hanya dua pasang calon, yaitu Letjen (Purn) Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Ijeck) dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. JR Saragih-Ance yang diumumkan tak lolos, dan para pendukungnya, terdiam.

Edy-Ijeck diusung oleh 6 parpol, yaitu PKS, Hanura, Golkar, PAN, Gerindra, dan NasDem dengan kekuatan 60 kursi DPRD Sumut. Sementara Djarot-Sihar diusung dua parpol, yaitu PDIP dan PPP dengan kekuatan 20 kursi DPRD Sumut.

Dengan tak lolosnya JR Saragih-Ance, maka parpol pendukungnya, maka parpol pengusungnya, yaitu Partai Demokrat, PKB dan PKPI belum jadi memiliki jagoan di Pilgub Sumut 2018.
(raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here