Kader Hanura Calwakot Malang Ditersangkakan KPK

0

PolitikToday – Yaqud Ananda Qudban yang merupakan calwakot Malang ditersangkakan oleh KPK atas dugaan suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015. Ananda yang sebelumnya anggota DPRD Kota Malang dan merupakan Ketua DPC Hanura Kota Malang ini diduga sebagai pihak yang menerima suap.

Ananda maju bersama Ahmad Wanedi sebagai calon wakilnya. Mereka diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Hanura, dan Partai Nasional Demokrat.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menerangkan kasus dugaan suap ini bukan barang baru. Kasus tersebut merupakan pengembangan kasus yang telah dilakukan KPK sejak bulan Agustus lalu.

“Penetapan tersangka dari hasil siding, dari bukti yang baru sehingga dua alat bukti yang didapatkan tadi ditemukan bukti permulaan untuk memenuhi persyaratan,” ujar Basaria dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (21/3).

Basaria menegaskan tidaka ada unsur politis dalam penetapan tersangka terhadap Ananda kali ini

“Tidak ada sedikitpun kepentingan KPK apakah yang bersangkutan akan mengikuti hal lain (Pilkada). Tidak ada pemikiran seperti itu,” kata Basaria.

Diketahui KPK akan menetapkan sejumlah nama calon kepala daerah yang akan menjadi tersangka korupsi.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan yang juga merupakan politisi Hanura, Wiranto mengatakan, pemerintah mengambil sikap atas pernyataan KPK yang menyatakan ada beberapa calon yang peserta pilkada yang akan menjadi tersangka.

“Kalau sudah ditetapkan sebagai pasangan calon menghadapi pilkada serentak, kami dari penyelenggara minta ditunda dululah, ya. Ditunda dulu penyelidikan, penyidikannya, dan pengajuannya dia sebaga saksi atau tersangka,” ujar Wiranto pada Senin (12/3).

Menurutnya penetapan paslon kepala daerah sebagai tersangka justru akan berpengaruh terhadapa pelaksanaan pilkada. Oleh sebab itu Wiranto menyampaikan agar pengumuman tersangka KPK agar diundur setelah pilkada selesai.

Baca juga  Kesal Polisi Batalkan Konser Dewa 19, Ribuan Warga Teriak "Ganti Presiden"

(bs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here