Kongres PDIP, Prabowo Diundang Khusus dan Surya Paloh Merapat

0
Kongres PDIP, Prabowo Diundang Khusus dan Surya Paloh Merapat
Pertemuan Ketua Umum PDIP Mengawati dengan Kader dan simpatisan.

PolitikToday- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dipastikan akan menghadiri Kongres PDIP di Bali, meski diisukan sedang tidak harmonis dengan terbentuknya poros Gondangdia dengan partai berlambang banteng tersebut.

Ketua DPP NasDem Taufiqulhadi membenarkan Surya Paloh akan hadir di Kongres PDIP.

Diketahui, PDIP menggelar Kongres ke-V pada 8-10 Agustus di Bali dan mengundang sejumlah tokoh nasional.

“Beliau akan berada di Denpasar, Bali besok Kamis (8/8/2019),” ucap Taufiqulhadi, Rabu (7/8/2019).

Taufiqulhadi enggan menjelaskan rinci apakah Surya Paloh bakal menghadiri seluruh rangkaian Kongres PDIP hingga selesai atau hanya di acara pembukaan.

Dia hanya mengatakan bahwa Ketua Umumnya bakal tiba di Bali pada Kamis (7/8) menggunakan pesawat milik partai.

Lebih lanjut, Taufiqulhadi lantas membantah hubungan Surya Paloh dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang tidak harmonis. Dia menegaskan bahwa Surya dan Mega telah saling mengenal sejak di era Orde Baru.

“Tidak mungkin akan terganggu karena hanya persoalan-persoalan kecil,”
ujarnya.

Undangan Khusus Untuk Prabowo

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto memastikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan hadir dalam acara pembukaan Kongres V PDI-P, Kamis (8/8/2019) di Bali.

“Pak Prabowo sudah memastikan kehadiran beliau,” ujar Hasto saat konferensi pers di Hotel Inna Grand Bali Beach, Rabu (7/8/2019).

Hasto mengatakan, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memang mengundang Prabowo secara khusus untuk datang ke kongres.

Undangan itu disampaikan langsung oleh Megawati saat bertemu Prabowo di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Isu Poros Gondangdia

Hubungan antara NasDem dan PDIP dikabarkan sedang merenggang. Hal itu terlihat pada saat Megawati Soekarnoputri mengundang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ke kediamannya pada 24 Juli lalu.

Di saat yang bersamaan, Surya Paloh justru mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kantor DPP NasDem. Bahkan, Surya mengakui Anies merupakan tokoh yang potensial menjadi calon presiden di 2024.

Sebelum itu, Surya juga pernah mengundang sejumlah ketua umum pengusung Jokowi-Ma’ruf ke kantor DPP NasDem. Mereka adalah Ketua Umum Golkar, PKB, dan PPP. PDIP tidak ikut serta.

Politisi NasDem Irma Suryani Chaniago membantah ada keretakan hubungan antara NasDem dengan PDIP. Dia justru menunding ada pihak yang sengaja membuat isu tersebut.

Baca juga  Menuju Beranda Indonesia Merdeka, SBY Memulai Jokowi Melanjutkan

“(Kerenggangan hubungan NasDem dengan PDIP) itu cuma isu yang dibangun pihak yang sengaja ingin menghadap-hadapkan NasDem dengan PDIP,” kata Irma, Senin (29/7/2019).

Oposisi Tidak Diundang

Selain Prabowo, PDI-P juga mengundang Zulkifi Hasan dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR. Pasalnya, partai berlambang banteng itu tidak mengundang empat partai politik yang menjadi oposisi pada Pilpres 2019 atau mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Keempat partai tersebut adalah Partai Demokrat, PAN, PKS, dan Partai Berkarya.

“Yang kami undang adalah partai Koalisi Indonesia Kerja dan Pak Prabowo diundang secara khusus oleh Ibu Mega pada saat pertemuan di Teuku Umar,” kata Hasto.

“Kemudian Pak Zulkifli diundang dalam kapasitas sebagai Ketua MPR, tapi juga melekat sebagai Ketua Umum PAN,” ucapnya. (hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here