Korupsi, Noda Hitam yang tak Pernah Hilang

    0
    Partai Korupsi Indonesia

    PolitikToday – Korupsi seakan memang tidak hilang dari ranah Indonesia. Setelah sebelumnya, menangkap Bupati Kudus, Jawa Tengah dalam kasus suap jual beli jabatan, kali ini, komisi anti rasuah itu kembali menggelar operasi tangkap tangan dan menjaring sebelas orang yang hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa pelaku yang terjaring diantaranya adalah pihak swasta dan orang kepercayaan anggota DPR RI dari Komisi yang membidangi Industri dan Perdagangan.

    Dalam penjelasannya kepada wartawan, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa lembaganya telah menggelar OTT terhadap pejabat negara di Jakarta, Rabu (7/8) malam pukul 21.30.

    “Betul tadi malam mulai jam 21.30 ada giat di Jakarta, 11 orang sudah diamankan di Gedung KPK,” ujar Agus, Kamis (8/8)

    Mantan Kepala LPSK itu menambahkan, kesebelas orang yang terjaring OTT itu terdiri dari pihak swasta, pengusaha importir, sopir, dan orang kepercayaan anggota DPR RI.

    Namun, Agus tidak merinci siapa orang kepercayaan anggota DPR tersebut. Ia hanya menjelaskan bahwa sebelum operasi dilancarkan, KPK sudah menerima info dari masyarakat terkait adanya dugaan tindakan penyuapan yang dilakukan terkait import bawang putih ke Indonesia.

    “Kami menerima informasi akan terjadi transaksi terkait dengan rencana impor bawang putih ke Indonesia. Setelah kami cek di lapangan, diketahui ada dugaan transaksi menggunakan sarana perbankan,” tutur Agus.

    Agus menambahkan, selain menangkap dan memeriksa para pelaku, KOK juga mengamankan uang tunai dalam bentuk pecahan Dollar Amerika dan catatan transfer dana tunai sebesar Rp. 2 Miliar melalui salah satu bank.

    “Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar. Selain itu, dari orang kepercayaan anggota DPR ditemukan mata uang asing berupa dollar AS, masih dalam proses perhitungan dan penelusuran,” ujar Agus.

    Baca juga  Kesabaran dan Dedikasi Layak Hantarkan Khofifah Jadi Pemimpin Jawa Timur

    Meski tidak menyampaikan secara detail dan pasti siapa saja yang diamankan dalam OTT ini, namun, Agus menjelaskan sesuai aturan, KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang dimintai tanggapannya terkait adanya dugaan keterlibatan anggota DPR RI dalam kasus suap import bawang putih itu menyebutkan, DPR masih menunggu konfirmasi dari KPK terkait nama nama yang terjaring operasi.

    Fadli menyebutkan pihaknya tidak akan mengintervensi KPK dalam menjalankan tugas sebagai lembaga pemberantas korupsi.

    “Kami masih menunggu konfirmasi dari KPK terkait adanya dugaan keterlibatan anggota DPR dan stafnya dalam kasus import bawang putih ini, kami berharap segera ada kejelasan status hukum para pelaku karena KPK punya waktu untuk menentukan status itu selama satu hari ini,” tambahnya.

    (gg)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here