KPK Kaji Persenjatai Penyidik Pasca Aksi Teror

0
Ada 2.357 Koruptor Masih Berstatus PNS, KPK Salahkan Kejaksaan
Ketua KPK Agus Rahardjo

PolitikToday – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengungkatkan pihaknya tengah mengkaji rencana untuk meningkatkan penjagaan keamanan bagi semua petugas menyusul rangkaian teror bom di rumah pimpinan yang baru baru saja terjadi.

Menurut Agus, pihaknya tengah serius mengkaji langkah tersebut karena dalam beberapa waktu terakhir, aksi teror terhadap KPK dan penyidiknya terus terjadi.

“Kita sedang mengevaluasi, misalkan nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu ini nanti kita akan bicarakan hari-hari ini,” kata Agus di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (10/1).

Ia menyebutkan wacana mempersenjatai petugas KPK muncul sejak kasus penyerangan terhadap penyidik Novel Baswedan pada 2017 silam.

Sebagaimana diketahui penyidik senior KPK, Novel Baswedan diserang orang tak dikenal dengan air keras usai melaksanakan Shalat Subuh di masjid yang terletak di komplek perumahannya. Akibat serangan itu, hingga saat ini, mata kiri Novel mengalami kerusakan.

Baca juga  Kader ini Dicoret Namanya Dari Daftar Calon Tetap Karena Berstatus Narapidana

Smeentara itu, terkait kasus penyerangan di rumahnya dan rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan ia belum mau mengaitkan dengan kasus-kasus yang sedang ditangani KPK.

“Kami belum bisa menyimpulkan, biar teman-teman di Polri yang mendalami,” ucapnya.

Agus menyebutkan KPK tidak gentar terhadap rangkaian teror bom itu. Ia memastikan pihaknya siap memberi keterangan guna membantu kepolisian.

“Ya siap. Tadi malam sudah disampaikan ke saya kapan ada waktu dimintai keterangan. Tadinya saya minta maunya tadi malam sekalian, tapi teman-teman minta istirahat. Mungkin nanti datang ke kantor,” tambahnya.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here