KPK OTT Gubernur Kepri, NasDem Bakal Pecat Sebagai Kader

0

PolitikToday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang 6.000 dolar Singapura dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Rabu, (10/7).

“Diamankan uang 6.000 dolar Singapura. Diduga transaksi terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepri,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/7).

Dalam OTT tersebut, terdapat enam orang yang diamankan tim penindakan KPK. Enam orang yang diamankan itu terdiri dari unsur kepala daerah, kepala dinas, kepala bidang, pegawai negeri sipil (PNS), dan swasta.

Menanggapi kasus yang melilit Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun yang juga merupakan kader NasDem, Sekretaris Jenderal (Sekjend) NasDem Johny Plate mengatakan partainya akan melakukan tindakan tegas kepada kader yang terjerat kasus korupsi.

“Kalau terbukti tentunya akan segera diberhentikan karena tindakannya tidak sesuai platform partai,” kata Johny di Jakarta, Kamis (11/7).

Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, di internal NasDem, ada tiga tindak pidana utama yang bisa memberhentikan seseorang dari kepartaian. Pertama melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana narkotika dan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak.

“Jika sudah ada keterangan resmi dari penegak hukum yang menangani, kami tidak perlu menunggu keputusan pengadilan untuk memberhentikan. Ini yang berkali-kali selalu kami tekankan kepada seluruh kader,” terangnya.

(bs)

Baca juga  Yusril Sebut Hanya PBB yang Paling Lengkap Administrasinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here