KPK Periksa Aliran Dana Korupsi e-KTP

0
1707
KPK Periksa Aliran Dana Korupsi e-KTP

PolitikToday – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, menyebutkan lembaga anti rasuah itu kini tengah menyelidiki aliran dana korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik yang diduga mengalir ke kas Partai Golkar untuk membiayai kegiatan partai tersebut di Jawa Tengah.

Febri menjelaskan, KPK tengah menseriusi adanya dugaan aliran dana korupsi itu dan saat ini sudah meminta keterangan dari M Iqbal Wibosono dan Bambang Era Suratmiko guna mendalami dugaan aliran dana tersebut. Dari keduanya, lanjut Febri, KPK mendapatkan informasi terbaru terkait kasus yang sudah mengantarkan beberapa nama ke rumah tahanan negara.

“Kami mendalami dugaan aliran dana untuk pembiayaan kegiatan di sana,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (2/5).

Baca juga  OTT di Aceh, KPK Amankan Dua Kepala Daerah

Ia menyebutkan, penyelidikan yang dilakukan tersebut berawal dari informasi yang diperoleh KPK terkait adanya dugaan uang haram itu digunakan untuk kegiatan Partai Golkar di Jateng pada tahun 2012 lalu. Pada saat itu, diketahui, Iqbal dan Bambang tercatat sebagai Ketua Harian DPD dan Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah.

“Kemarin kami mendapatkan satu fakta baru yang belum muncul di persidangan Irman, Sugiharto maupun Setya Novanto ketika kita memeriksa dua pengurus partai politik di DPD Jateng ya daerah,” ujarnya di Gedung KPK,

Febri menjelaskan pendalam penyidik diantaranya untuk mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas aliran dana tersebut.

“Mendalami lebih lanjut siapa pihak-pihak yang memiliki pengaruh sehingga ada indikasi aliran dana kesana,” tukasnya.

Baca juga  Kapitra Ampera Klarifikasi Terkait Pernyataan Dirinya Maju DPR Lewat PDIP

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK sudah pernah memeriksa M. Iqbal Wibisono dan Bambang Eko. Keduanya diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK dan masih berstatus sebagai saksi. Iqbal diperiksa hari Kamis (26/4) sementara Bambang Eko Suratmoko diperiksa pada Jumat (27/4).

Keduanya sama-sama diperiksa untuk tersangka kasus korupsi KTP-el, Irvanto Hendra Pambudi.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here