KPU Persilahkan OSO Ajukan Gugatan ke PTUN

0
239
KPU Persilahkan OSO Ajukan Gugatan ke PTUN

PolitikToday – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menanggapi dingin rencana Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang ( OSO) yang mengancam akan menempuh upaya hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) pasca kalah dalam sidang ajudikasi di Badan Pengawas Pemilu. Sebagaimana diketahui, OSO menggugat KPU karena mencoret namanya dari daftar Caleg DPD Dapil Kalimantan Barat karena tidak menyertakan surat pengunduran diri dari partai.

Dikatakan Ketua KPU RI, Arief Budiman, KPU akan mengikuti semua proses di persidangan jika OSO menggugat putusan KPU nanti.

“Kita ikuti proses persidangan di PTUN-nya,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/10).

Menurut Arief, sampai saat ini berdasarkan keputusan pleno KPU, status pencalegan OSO tetap Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Namun ia menambahkan, status itu dapat berubah menjadi Memenuhi Syarat (MS), jika OSO memenangkan gugatan di PTUN.

Baca juga  Sandiaga Bantu Partai Koalisi Dapat Coattail Effect Pilpres

“Sampai hari ini kan yang bersangkutan dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) oleh KPU. Kemudian mengajukan sengketa ke Bawaslu, saya belum baca detail, kira-kira (Bawaslu) menolak pengajuan sengketa yang bersangkutan, berarti posisinya TMS, sebagaimana ditetapkan KPU,” ujar Arief.

KPU, tegasnya akan menunggu putusan PTUN jika nantinya OSO mengajukan banding.

“Kalau ada upaya banding, kita tunggu putusan PTUN-nya,” sambung dia.

Namun, ditegaskannya, meski OSO mengajukan banding, hal itu tidak akan mempengaruhi proses dan tahapan pemilu, selama pelaksanaannya mengikuti kerangka hukum pemilu.

OSO sendiri pekan lalu sudah menjalani sidang ajudikasi di Badan Pengawas Pemilu. Dalam sidang itu, permohonannya ditolak Bawaslu. Dikatakan pengacaranya Yusril Ihza Mahendra, pihaknya akan menggugat SK KPU tersebut ke PTUN.

Baca juga  Dikotomi Cebong Vs Kampret Rusak Demokrasi

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here