Kubu Jokowi Diminta Transparan Soal Perkumpulan Golfer Sumbang 86 Persen Dana Kampanye

0

PolitikToday – Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai kubu Jokowi-Ma’ruf mencoba mengalihkan isu transparansi sumber dana kampanye yang disampaikan Indonesian Corruption Watch (ICW).

Hendri lantas mengomentari Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir yang dinilainya kebingungan menanggapi temuan ICW.

“Dukungan rakyat ke Jokowi tidak mungkin miliar-miliaran. Partisipasi masyarakat pasti amount-nya lebih kecil dari itu,” kata Hendri.

Hendri menekankan, tidak ada kaitannya transparansi sumber dana kampanye paslon seperti dituntut ICW dengan dukungan rakyat.

Inas berkilah sumbangan perkumpulan golfer bukti masyarakat masih berharap kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf.

“Bang inas kebingungan saja, mencari alasan lain,” sindir founder lembaga survei KedaiKopi tersebut.

Dengan dukungan luas dari masyarakat, menurut dia, Jokowi-Ma’ruf sebetulnya terbuka saja mengenai sosok-sosok penyumbang dana kampanyenya.

Baca juga  PDIP Jakarta Akui Pemasangan Bendera Salahi Prosedur

“Jadi nggak usah malu-malu, transparan saja. Kalau ada pengusaha nyumbang miliaran ngomong saja. Masak 50 ribuan diomongin, yang miliaran disimpan kan jadinya lucu,” cetusnya.

“Sebetulnya malu tuh mau mengakui timnya kurang transparan,” imbuh Hendri.

Sebelumnya ICW menengarai dua perkumpulan golfer yang disebut dalam laporan ke KPU merupakan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Teknologi Riset Global Investama (TRG) yang sahamnya dimiliki Wahyu Sakti Trenggono, bendahara TKN Jokowi-Ma’ruf.

Dua perkumpulan golfer ini merupakan penyumbang terbesar dana kampanye Jokowi-Ma’ruf hingga mencapai 86 persen. ICW membandingkan laporan dana kampanye paslon nomor 02 ke KPU yang didominasi dari kantong sendiri Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga  Demokrat akan Beri Bantuan Hukum untuk Pelaku Perusakan Bendera

(rt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here