Massa PDIP Hadang Panwaslu Copot Baliho yang Melanggar Aturan

0
3564

PolitikToday – Petugas Panitia Pengawas Pemilu Kota Blitar, Jawa Timur, dihadang massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat akan menurunkan paksa baliho Juni Bulan Bung Karno, yang terdapat gambar salah satu pasang calon gubernur/wakil gubernur Jawa timur, Puti Guntur Soekarno, Selasa 12 Juni 2018.

Puluhan massa PDIP menghadang Panwaslu untuk mencopot baliho dengan ukuran 3×4 meter di jalan Merdeka, Kota Blitar. Ketegangan yang terjadi antara pihak panitia Panwaslu dengan massa PDIP menjadi perhatian bagi pengguna jalan lainnya.

Wakil Ketua DPC PDIP Blitar, Zaenal menuturkan, baliho itu tidak melanggar aturan Pilkada karena tak mencantumkan nomor urut Puti. Pada baliho hanya ada tulisan Puti cucu Soekarno.

Baca juga  FPI Desak Jokowi Pecat Yahya Staquf

“Embak Puti adalah cucu Bung Karno. Dan, Juni ini kami peringati Bulan Bung Karno. Di baliho itu juga tidak ada predikat Pilkada, termasuk tidak ada nomor 2,” kata Zaenal.

Zaenal menambahkan, Bung Karno adalah ikon Kota Blitar. Bapak Pendiri Bangsa itu menjadi kebanggaan warga Blitar. Karena di kota kecil itu, juga terdapat  makam Sang Proklamator.

“Ijin pemasangan baliho ini sampai akhir Juni,” kata Zaenal.

Menurut Zaenal, baliho bergambar Bung Karno dan Puti tersebut tidak menyalahi aturan kampanye karena tidak ada nomor urut dan status.

“Di luar itu, tidak bisa disebut alat peraga kampanye. Ketentuan Pilkada ini, berbeda dengan UU Pemilu 2019, dengan tambahan Citra Parpol,” kata Zaenal.

Baca juga  Eko Subowo Ditunjuk Menjadi Penjabat Gubernur Sumatera Utara

Sementara itu, Panwaslu Kota Blitar yakin, baliho Juni Bulan Bung Karno bergambar Puti Guntur Soekarno itu melanggar aturan alat peraga kampanye (APK).

“Hasil pengamatan kami ada indikasi melanggar aturan pemasangan KPK yang harus ditertibkan. Di situ ada gambar Puti sebagai cawagub. Yang kebetulan adalah cucunya Bung Karno,” kata Ketua Panwas Kota Blitar Mochlis.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here