PAN Sindir PKS yang Ambisius Ingin Jadi Cawapres Prabowo

0
PAN Sindir PKS yang Ambisius Ingin Jadi Cawapres Prabowo

PolitikToday – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyindir Partai Keadialan Sejahtera (PKS) yang ambisius menyandingkan kadernya untuk menjadi calon wakil presiden (capres) Prabowo Subianto.

Menurutnya pemaksaan dalam konteks politik apapun alasannya tidak dapat dibenarkan.

“Kita menghormati orang saling menghargai, dalam politik itu saya kira enggak boleh ada maksa gitu. Kawin saja tidak bisa dipaksa apalagi koalisi, ya,” kata Zulkifli, Kamis (12/4).

Pria kelahiran Lampung ini mengatakan, pemaksaan dalam politik tidak akan mendapatkan insentif bersama untuk kebaikan bangsa. Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas ini juga menegaskan jika koalisi hendaknya dibangun berdasarkan prinsip kebangsaan dan menomor duakan masalah posisi dan jabatan.

Baca juga  Lalin Monas Lumpuh, Gerindra Bantah Fasilitasi Reuni 212

“Yang penting kan politiknya kebangsaan, yang terbaik untuk bangsa ini, kalau capres harus ini cawapres harus itu, bagaimana mau berunding,” ucapnya.

Zulhas pun membandingkan koalisi yang akan dibangun partainya seusai pilkada serentak. Menurutnya koalisi yang dibangun adalah koalisi tanpa syarat yang mengedepankan kepentingan bangsa.

“Bagi kami politiknya politik kebangsaan lah. Bukan poros-poros seperti musuh, adu gagasan, berkualitas dan saling menghormati,” tegasnya.

Sebelumnya PKS bersikukuh akan mendesak Prabowo Subianto untuk memilih 1 nama dari 9 nama yang diusulkan oleh partai dakwah ini untuk menjadi cawapres di Pilpres 2019.

“Saya sebagai penerima mandat dari Majelis Syuro PKS, sekarang saya kan berjuang bagaimana salah satu kader PKS jadi cawapres Pak Prabowo,” kata Presiden PKS, Sohibul Iman, Rabu (11/4).

Baca juga  Ini Deretan Timses Jokowi dan Prabowo yang Dicoret karena Terjerat Kasus

Presiden PKS yang tengah bersiteru dengan Fahri Hamzah ini juga mengatakan akan mendukung penuh pencalonan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto tersebut asalkan salah satu kadernya mendapatkan kursi sebagai Cawapres.

“Mereka pun tahu bahwa PKS siap koalisi dengan Gerindra dengan salah satu syarat adalah cawapres diambil dari kesembilan kader PKS tersebut,” katanya.

(bs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here