Panglima TNI: Jika Cara Persuasif Gagal, TNI Akan Bertindak Tegas

0
16
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Gatot memastikan, TNI tidak akan membiarkan adanya gerakan separatis bersenjata yang berusaha untuk melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, demikian, Panglima menyebutkan, TNI dan aparat keamanan lainnya akan lebih mengedepankan cara cara persuasif daripada aksi militer.

Hal itu disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada wartawan usai acara Penyerahan Tanah di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta Selatan, Selasa (14/11).

“Apabila ada Gerakan Separatis Bersenjata di dalam NKRI, itu urusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pasti TNI akan bertindak apabila dengan cara persuasif tidak bisa,” tegas Gatot.

Panglima Gatot mengakui adanya korban penyiksaan warga, bahkan yang sampai meninggal di Papua akibat ulah Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Baca juga  Putusan MK Soal Aliran Kepercayaan Dinilai Akan Membuat Kegaduhan

“TNI dan Kepolisian berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan persuasif, dan menyiapkan langkah-langkah untuk tindakan emergency,” ujarnya.

TNI dan Kepolisian kata Panglima Gatot sudah menghimbau Gerakan Separatis Bersenjata di Papua, untuk menyerahkan diri.

“Tapi sampai sekarang belum ada yang menyerahkan diri, dan kita akan tetap berusaha terus sampai berhasil,” katanya.

(rmol/gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here