Pengacara Amien Rais Nilai Ucapan Kapitra Aneh

0
456
Pengacara Amien Rais Nilai Ucapan Kapitra Aneh

PolitikToday – Tim Pembela Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais menilai adanya desakan agar Amien meminta maaf kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian karena meminta Presiden Jokowi mencopot Tito sebelum diperiksa polisi Selasa silam sebagai hal yang mengada ada. Dikatakan Surya Imam Wahyudi, ultimatum yang dilayangkan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kapitra Ampera tidak dapat diterima.

Menurut Surya, apa yang disampaikan Amien merupakan bagian dari hak kebebasan berekspresi dan berpendapat. Ditambahkannya, pernyataan itu disampaikan Amien dengan mendorong institusi Polri agar lebih baik dan ptofesional.

“Orang bicara ingin mendorong Polri lebih baik dan lebih profesional serta dipimpin oleh orang yang betul-betul bersih kok malah disomasi,” ujar Surya, Jumat (12/10/2018).

Ia menyarankan agar Kapitra bertindak obyekif dan menjadi pendukung yang baik bagi Jokowi bukan dengan menjadi benalu dan turut serta mempeparah keadaan.

“Kapitra jadilah pendukung Jokowi yang baik, yaitu mengawal dan memastikan smua janji-janji Jokowi terpenuhi dengan baik. Mohon jangan menjadi benalu yang turut memperparah negeri ini,” kata Surya.

Baca juga  SPRI Tuntut Pemerintah: Data Sejuta Orang Miskin Bermasalah

Ia juga berpendapat, saat ini publik mengharapkan pemerintah mampu membenahi sektor penegakan hukum, dan tak tebang pilih saat menangani perkara. Artinya Tak Ada Politisasi Ia mengatakan, sebagai advokat, Kapitra seharusnya mendorong pembenahan di sektor penegakan hukum.

“Kebebasan berpendapat terkait penuntasan kasus hukum tidak bisa dipasung dengan ancaman seperti Kapitra yang justru berlindung di balik ketiak pemerintah yang sampai hari ini abai mewujudkan keadilan.

Sebagaimana diketahui, Kapitra, mendesak Amien Rais yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional itu untuk minta maaf karena telah meminta Presiden Jokowi mencopot Kapolri Tito Karnavian.

“Saya minta Amien Rais klarifikasi itu dan minta maaf kepada Jenderal Tito dan kepolisian,” ujar Kapitra dalam konferensi pers di posko pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10).

Baca juga  Waras di Pemilu 2019

Tidak hanya meminta Amien meminta maaf, Kapitra yang pernah menjadi pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab itu juga memberi batas waktu kepada Amien selama 7 x 24 jam.

Jika dalam waktu itu belum ada permintaan maaf, maka Kapitra yang juga berprofesi sebagai pengacara ini akan menempuh langkah hukum.

“Kalau tidak diindahkan, kami akan laporkan ke polisi. Mulai hari ini, jadi Kamis depan tidak melakukan itu, kami lapor ke polisi,” kata dia.

Seharusnya, kata dia, Amien Rais fokus saja menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya tanpa harus melempar tuduhan kepada pimpinan Polri.

(gg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here